Penyetaraan Gender Bukan Solusi Membangun Bangsa

Oleh: Danar Herni H, Tim Komunitas Muslimah Menulis

Lagi-lagi pemikiran keinginan menyetarakan laki-laki dan perempuan digaungkan. Diskriminasi atas perempuan dijadikan alasan utama oleh mereka yang menginginkan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan, serta keinginan melibatkan perempuan dalam pembangunan bangsa.

Memang saat ini kekerasan baik fisik, psikis, maupun seksual terjadi pada kalangan perempuan, tetapi hal ini bukan karena lemah dan tidak berdayanya perempuan, melainkan sistem yang ada tidak dapat melindungi hak-hak yang harusnya didapat oleh perempuan.

Bila memang ingin melibatkan perempuan dalam pembangunan bangsa seperti yang Menteri Yohana (Kementerian Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak) katakan, ini tidak berarti harus melibatkan langsung para perempuan dalam segala bidang ataupun kontrol pembangunan bangsa dan negara. Serta menjadikan perempuan pemimpin masa depan perekonomian yang mengharuskan perempuan terjun langsung dalam dunia bisnis.

Perempuan dapat ikut membangun bangsa dan negara tanpa harus mencabut fitrah mereka sebagai perempuan dan ibu. Tetapi dalam sistem sekuler ini tidak mungkin hal tersebut dapat terwujud. Kecuali sistem yang ada diganti dengan sistem Islam yang memiliki solusi yang dapat mengangkat derajat perempuan dan memberikan kesejahteraan tanpa diskriminasi serta tanpa mencabut fitrah mereka sebagai perempuan dan ibu. Maka, penyetaraan gender itu bukanlah solusi untuk membangun bangsa yang ada akan merusak tatanan hidup dalam keluarga.[]

Comments

comments