Keseruan Menemukan Destinasi Wisata Anti-Mainstream di Hong Kong

Hong Kong merupakan Sebuah hiruk-pikuk abad ke-21, yang menampikan paduan trem dan kuil kota ini, gedung pencakar langit dan kereta bawah tanah, mal, serta berbagai toko, yang terus menerus menarik perhatian turis untuk datang berkunung, bahkan bagi mereka yang mencar ketenangan sekalipun.

Di sini, semua orang tampaknya selalu memiliki kecepatan tinggi. Ini adalah tontonan ikonik sekaligus kegembiraan bagi pejalan yang berisfat hiperaktif, di mana dipenuhi oleh jiwa petualang.

Menariknya, Hong Kong mengimbangi kelelahan kosmopolitan dengan kantong-kantong ketenangan yang terletak sangat berdekatan di belakang pusaran dunia modern. Pikirkan jalan setapak kasar dan dosis petualangan yang sehat di padang gurun. Desa-desa nelayan yang mempesona dan jalanan lebar bergaya bohemian.

Untuk menghirup udara segar di tengah sibuknya Hong Kong, pilihlah salah satu dari 12 alternatif berikut, yang dijamin akan membuat siapapun terpukau, sekaligus sulit percaya ada di tengah kota yang sibuk.

Hong Kong adalah salah satu kota yang cepat mendefinisikan kembali dirinya dengan harta yang tersembunyi di setiap sudut dan celah di dalamnya, hanya jika kamu tahu di mana mencarinya.

Untuk memulai pengalaman merasakan keunikan Hong Kong ini tentu dimulai oleh penerbangan yang mampu memberikan manfaat lebih pada konsumennya. Slaah satu tempat terbaik untuk mendapatkan tiket pesawat ke Hong Kong adalah Traveloka, yang bahkan memiliki fitur rekomendasi terbang sekaligus hotel dalam satu harga kompetitif.

1. Sheung Wan

Sheung Wan adalah kawasan lawas yang menjelma menjadi lokasi terbaik untuk melepas penat di tengah hiruk pikuk Hong Kong. Baik benci atau tidak, lokasi yang tengah naik daun ini memilik perpaduan pengaruh Timur dan Barat yanag unik, melampaui lintas budaya yang tak terduga. Di sinikamu akan menemukan kafe-kafe artisan bersandingan dengan kuil, galeri, dan bar yang tersembunyi di balik toko-toko obat tradisional. Semua jenis pengalaman belanja eklektik menanti di kawasan yang terletak di tengah-tengah jalur berliku dan fasad bangunan klasik.

2. Dai Pa Dong

Makan di Dai Pai Dong di Hong Kong bukanlah sesuatu yang luar biasa. Biasanya ditemukan di sepanjang jalan dan lajur, kios-kios makanan pinggir jalan yang ikonik ini paling dikenal karena penuh dengan hidangan lezat dan murah. Dipenuhi oleh antrian, kerumunan, polusi, dan terkadang kisruh kecil, namun tempat ini selalu diminati banyak orang untuk beberapa alasan. Dai Pai Dong bisa dibilang mirip dengan pusat-pusat jajanan Singapura dan, telah ada sejak Perang Dunia II. Lupakan ketenangan dalam bersantap, karena beragam makanan murah di sini digemari banyak orang berkat tampilan bersahaja, rasa luar biasa lezat, dan tentu saja murah meriah.

3. PMQ

Kependekan dari Police Married Quarters, PMQ adalah bangunan yang terdaftar sebagai warisan budaya, di mana saat ini, tengah berupaya menghidupkan kembali reinkarnasinya sebagai pusat kreatif lokal. Bangunan yang terdiri dari delapan lantai dan luas lebih dari 18.000 kaki, diisi oleh lebih dari 100 galeri desain, butik, toko buku dan unit kantor pop-up, sehingga menjadiknnya sebagai salah satu lokasi paling hipster di Kota Singa. Kawasan ini juga meruakan ujung tombak dari mode lokal, makanan, dan kerajinan semua ditempatkan di bawah satu atap.

4. NoHo

Kumpulan beragam tempat indie dan butik boho, NoHo adalah –seperti namanya– terletak di Utara SoHo, terdiri dari Gough Street, Aberdeen Street dan Kau U Fong. Kedua kantong wilayah tersebut mirip satu sama lain, tetapi sementara SoHo lebih berpengalaman dalam selera kelas atas, NoHo menyeimbangkannya dengan pilihan beragam pakaian apik yang dibanderol murah meriah. Di sini, bisnis tidak berjalan konvensional, suasana nongkrong lebih intim, dan ritel adalah keseluruhan artisanal yang bersifat progresif.

5. Dragon’s Back

Kawasan ini adalah jejak hiking paling terkenal Hong Kong yang tak perlu dipersoalkan. Baik Lonely Planet dan Time Magazine telah menyatakannya sebagai pendakian perkotaan terbaik di Asia; sementara TripAdvisor juga menyematkan segel Certificate of Excellence-nya. Terbalut dalam warna zamrud dan biru langit, pandangan yang kamu lihat saat menaiki perbukitan adalah legenda artistik; sekaligus jeda romantic. Untuk mencapai titik terbaik, dibutuhkan waktu sekitar 3-4 jam, di mana dijamin akan mendapat menangkap pemandangan panorama Hong Kong tanpa harus berdesak-desakan. Dragon’s Back adalah perjalanan yang relatif mudah bahkan untuk pemula.

6. Sai Wan Swimming Shed

Saat ini, lokasi terkait kerap disebut sebagai Instagram Pier, yang merupakan bagian dari Public Cargo Pier. Ini adalah lokasi yang ideal untuk foto Instagramable, jika kamu tahu sudut yang tepat. Sai Wan Swimming Shed berbentuk dermaga kayu, yang menjorok ke dalam perairan Selat Sulfur yang berombak dan merupakan tempat yang populer bagi para penggemar fotografi. Tetapi, lokasinya yang terpencil membuatnya jauh lebih sulit diakses, yang berarti jauh lebih sedikit orang yang datang, sehingga tidak perlu khawatir berebut mencari spot foto terbaik.

7. Lamma Island

Pulau Lamma adalah versi Asia dari definisi suasana Skandinavia yang tenang. Bukit-bukit, desa nelayan yang mengantuk, dan hidangan laut yang memukau di tepi pantai, pulau kecil terpencil ini memiliki karakter yang sangat kontras dengan kesibukan kota Hong Kong. Di sini, tersedia banyak kafe, toko kerajinan, dan restoran yang menawarkan hidangan lezat dengan harga cukup terjangkau. Kamu juga bisa mengikuti jejak pendakiannya yang ringan untuk menyaksikan momen matahari terbenam. Beberapa pantainya juga diakui sangat indah, dan pantas untuk dimasukkan ke dalam daftar rencana kunjungan kamu.

Comments

comments