PKBM-MAI Gelar Workshop Kamera Lubang Jarum

CILANDAK – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat yayasan Media Amal Islam atau yang biasa disebut dengan PKBM MAI mengadakan workshop kamera lubang jarum sebagai wujud dari usaha dalam pengembangan ilmu pengetahuan siswa.

Pelaksana kegiatan terdiri dari anggota PKBM MAI, anggota yayasan MAI, para pengajar dan relawan yang sebagian terdiri dari mahasiswa Bina Sarana Informatika (BSI). Acara tersebut dilaksanakan pada 4 Agustus 2018 di Jl. Lebak Bulus V No.34 Cilandak Barat, Jaksel. Dengan dipandu oleh kepala sekolah PKBM MAI yaitu Bachrudin, A.Md bersama 3 narasumber yakni Ardi Nata,Ridwan dan Nugraha (instruktur termuda kamera lubang jarum indonesia), acara tersebut berlangsung lancar.

Workshop ini dilakukan guna mensosialisasikan pemanfaatan barang bekas yang ada di sekitar dan pentingnya pengembangan kreatifitas siswa. Workshop berjalan menyenangkan karena disetiap penyampaian wawasan perihal kamera lubang jarum, narasumber juga memberikan jokes-jokes dan mempraktikannya langsung didepan siswa. Ketiga narasumber menceritakan pengalaman dan pengetahuan tentang pemanfaatan kamera lubang jarum yang telah mereka sosialisasikan sampai ke beberapa negara yakni Filipina, Singapura serta di beberapa daerah di benua Afrika. Selain ketiga narasumber, dihadirkan pula Dr. Hamdan Zoelva S.H., M.H. selaku ketua MK dan Sutrisno Muslimin M.Si. sebagai pembicara.

“Kamera lubang jarum adalah gabungan antara ilmu fisika, kimia, matematika dan seni Jadi yang kita pelajari dari senin sampai jumat itu semua dirangkum disini,” ucap Ardi Nata di tengah presentasi tentang pengertian kamera lubang jarum.

Setelah memperkenalkan pada siswa yang terdiri dari siswa SD dan SMP, kegiatan dilanjutkan dengan merealisasikan materi yang telah didapat yakni setiap siswa membuat kamera lubang jarum dari kaleng bekas kemudian mengambil gambar menggunakan kamera buatan mereka sendiri.

Kegiatan yang bertema “Merekam Jejak Jakarta dalam kaleng” itu mendapat sambutan baik oleh siswa-siswi PKBM, terbukti dari awal sampai akhir kegiatan siswa semangat dalam menjalani setiap tahap kegiatan yang dimulai dari pukul 09.00 pagi hingga pukul 17.00 sore.

“Tujuan dari yayasan mengadakan kegiatan ini adalah agar siswa yang juga terdiri dari anak jalanan menjadi lebih kreatif agar nantinya dapat melakukan kegiatan yang positif sehingga tidak selalu menjadi pihak yang dinilai negatif di masyarakat,” ujar H. Aslih Ridwan, pendiri dari Yayasan Media Amal Islam yang menjadi wadah PKBM tersebut. [Ellin]

Comments

comments