Opini: Remaja di Media Sosial

Oleh: Fathia Akramia, Mahasiswi STEI SEBI

Kalender hari ini menunjukkan waktu telah jauh berjalan, sudah tujuh puluh tiga tahun semenjak kemerdakaan Indonesia di-akui secara “de jure” dan “de fact”. Pemuda zaman sekarang sudah terbebas dari tugas membela negara secara tumpah darah melawan Belanda atau Jepang, rodi berpanas-panasan sudah tidak ada di daftar keseharian-nya, Tak perlu diam-diam menguping di bawah jendela kelas saat orang-orang kaya belajar untuk mendapatkan sebuah pelajaran, sekarang dengan mudahnya setiap detik mengakses berita dan hiburan lewat telefon pintarnya. Memang begitu kenyataan para pemuda sekarang, kemana-mana pasti tak lupa membawa telefon pintarnya.

Begitulah kehidupan remaja sekarang, segalanya dapat mereka temui dengan sekejap menyentuh telefon pintarnya, mencari beasiswa, informasi internasional hingga hal-hal receh yang banyak tersebar di Instagram,twitter,youtube dan social media lainnya.

Dengan adanya social media dan segala kemudahannya sebenarnya bukan menjadikan manusia hidup dengan berleha-leha, membentuk pribadi menjadi lebih baik dan bermanfaat menjadi tujuan utama seharusnya. Dalam buku karangan-nya, Ustadz Felix Siauw memaparkan tujuan hidup jangka pendek manusia, yang tidak lain adalah untuk membuat setiap pribadi menjadi rahmat bagi seluruh alam, untuk mencapinya ia membagi dalam 3 tahapan yaitu :

Pertama,dengan membina dan mendidik diri. Adanya kemudahan akses social media dapat dimanfaatkan untuk pembinaan diri manusia dengan mengikuti akun akun positive di social media, Belajar adab dengan tidak menjadi spamers dan haters yang banyak dilakukan netizen-netizen zaman sekarang. Mengikuti conten creator dan influencer yang dapat memberi inspirasi dalam hal-hal kebaikan dan kesuksesan.

Kedua,menimba sebanyak-banyaknya pengalaman. Adanya kemudahan akses social media dapat dimanfaatkan untuk mencari pengalaman di bidang-bidang yang kita suka untuk mengembangkannya.

Ketiga, adalah nasib dan selayaknya sebagai manusia tidak boleh hanya pasrah akan hal itu. Selayaknya dengan adanya social media para pengguna dapat mengakses informasi-informasi global untuk memperkirakan apa yang akan terjadi di masa mendatang.

Comments

comments