Manfaat dan Kandungan Gizi Buah Paprika

Paprika adalah salah satu jenis buah yang termasuk dalam kategori terong-terongan. Meski demikian, bentuk dari paprika sangat jauh berbeda dengan terong sayur yang kita tahu pada umumnya. Paprika berbentuk menggembung, hampir bulat, dan cukup keras tekstur dagingnya jika dipijat. Paprika memiliki rasa yang manis, asam dan pedas. Paprika memiliki banyak warna yang sangat mencolok dan menarik untuk dicampurkan ke dalam berbagai hidangan, ada warna merah menyala, hijau muda, kuning terang, orange cerah dan ungu muda. Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan dan telah banyak dikembangkan di berbagai negara Asia, seperti Indonesia.

Fungsi
Paprika memiliki banyak manfaat bagi tubuh karena memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi yakni sebesar 150 hingga 250 mili gram per 100 gramnya. Paprika banyak dijumpai di berbagai masakan, utamanya sebagai campuran salad karena warnanya yang sangat menarik. Selain sebagai kombinasi salad, paprika juga banyak digunakan sebagai campuran berbagai masakan khas nusantara seperti tumis daging sapi, ayam orak-arik, dan aneka hidangan lainnya. Rasa paprika yang pedas manis membuat banyak hidangan semakin kaya rasa dan istimewa.

Paprika mirip dengan cabai bias di bilang sih kerabat, masih masuk dalam garis keturunannya. Buah dari paprika rendah kalori dan kaya vitamin C dan antioksidan, sehingga baik untuk diet sehat.
Paprika biasanya berwarna merah, hijau, kuning fan oranye.Ketika paprika belum matang mereka memiliki rasa sedikit pahit, dan tidak manis seperti jika telah matang.

Kandungan nutrisi paprika merah
Paprika mentah terdiri dari air (92%). Sisanya adalah karbohidrat dan beberapa protein dan lemak.
Kandungan nutrisi paprika per 100 gram
• Kalori: 31
• Air: 92%
• Protein; 1 g
• Karbohidrat: 6 g
• Gula: 4.2 g
• Serat: 2,1 g
• Lemak: 0,3 g
• Jenuh: 0,03 g
• Monounsaturated 0 g
• Tak jenuh ganda: 0,07 g
• Omega 3: 0,03 g
• Omega 6: 0,05 g
• Trans lemak: –

Karbohidrat
Paprika terdiri dari karbohidrat, secangkir paprika, sekitar 149 gram mengandung sekitar 9 gram karbohidrat. Kandungan gula dalam karbohidrat paprika terutama kandungan glukosa dan fruktosa, yang memberikan rasa manis pada paprika yang telah matang.
Paprika juga mengandung beberapa serat, 2% dari berat buah paprika.Paprika adalah sumber yang sangat baik dari serat.

Vitamin dan mineral
Paprika mengandung vitamin C yang cukup tinggi sehingga membantu dalam mencukupi kebutuhan harian akan vitamin C.
Vitamin B6: Vitamin B6 pyridoxine adalah yang paling umum yang terdapat didalam paprika. Vitamin B6 sangat penting untuk pembentukan sel darah merah.
Vitamin K1: Vitamin K, juga dikenal sebagai phylloquinone. Vitamin ini penting untuk pembekuan darah dan untuk kepadatan tulang.
Kalium: Sebuah mineral penting yang membantu meningkatkan kesehatan jantung jika dikonsumsi dalam jumlah yang tepat.
Folat: Juga dikenal sebagai asam folat atau vitamin B9, yang memiliki beberapa fungsi penting dalam tubuh kita.
Vitamin E adalah antioksidan kuat, penting untuk saraf dan otot yang sehat. Makanan terbaik untuk mendapatkan vitamin ini adalah minyak, kacang-kacangan, biji-bijian dan sayuran.
Vitamin A: Paprika merah kaya provitamin A (beta-karoten), yang memiliki kemampuan untuk menjadi diubah menjdi vitamin A dalam tubuh.

Bukan hanya kandungan yang terdapat pada bush paprika sana, tetapi juga mempunyai manfaat untuk kesehatan, berikut kami berikan beberapa manfaat buah paprika:

Berikut ada beberapa manfaat paprika untuk kesehatan :
1. Kesehatan Kulit
Paprika diperkaya dengan vitamin, zat besi, dan beta-karoten, yang mencegah terjadinya bintik-bintik pada kulit yang disebabkan oleh faktor usia. Paprika memperbaiki kulit Anda dengan membatasi produksi melanin, yang bertanggung jawab untuk membuat kulit Anda lebih gelap.

2. Mencegah dan Membantu Mengobati Varises
Paprika dapat digunakan untuk pencegahan dan pengobatan spider veins atau yang disebut varises karena memiliki sifat tertentu yang memperkuat pembuluh darah dalam tubuh. Jika Anda memiliki varises di kaki Anda, Anda dapat menggunakan ramuan dari paprika ini secara teratur untuk mengurangi varises dan mencegah pembentukan varises yang baru.

3. Mencegah Rambut Rontok
Paprika merupakan sumber vitamin B6 yang membantu mencegah rambut rontok. Paprika juga mengandung zat besi yang berfungsi memfasilitasi transfer oksigen ke folikel rambut. Hal ini akan merangsang pertumbuhan rambut dengan meningkatkan sirkulasi pada kulit kepala.

4. Menjaga Warna Rambut
Vitamin B6 dalam paprika juga berperan dalam produksi melanin, yaitu pigmen yang memberikan warna pada rambut Anda. Akan tetapi, sebelum menggunakan paprika pada kulit kepala Anda, disarankan untuk melakukan patch test di bagian dalam pergelangan tangan Anda untuk menghindari reaksi alergi.

5. Anti-Inflamasi
Paprika memiliki sifat anti-inflamasi yang besar dan sangat bermanfaat bagi orang yang menderita penyakit autoimun dan inflamasi. Hal ini akan membantu mengurangi pembengkakan yang disebabkan oleh arthritis, nyeri di tubuh, dan gejala sejenis lainnya.

6. Kesehatan Mata
Vitamin A dalam paprika memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan mata. Paprika mengandung empat karotenoid cryptoxanthin yaitu beta, beta-karoten, lutein, dan zea-xanthin. Vitamin ini digunakan oleh mata untuk mengubah cahaya menjadi visi.
Lutein dan zea-xanthin mengurangi risiko pengembangan degenerasi makula terkait usia dan katarak. Dianjurkan untuk mengkombinasikan paprika dengan sumber lemak seperti minyak zaitun untuk mendapatkan manfaat optimal dari karotenoid.

7. Membantu Melancarkan Pencernaan
Paprika dapat melancarkan pencernaan dengan menormalkan asam dalam perut. Hal tersebut merupakan stimulan yang memfasilitasi pencernaan dengan meningkatkan air liur dan asam dalam perut, sehingga dapat digunakan untuk mengobati gangguan pencernaan.

Maka itulah manfaat serata kandungan yang terdapat pada buah paprika, buah yang esperti apel itu bisa menyehatkan tubuh kita. Jadi konsumsi dari sekarang agar tubuh kita dapat terhindar dari berbagai Macam penyakit [Norma Yunita/DepokPos]

Comments

comments