Anak-anak Lombok Alami Trauma Akibat Gempa

LOMBOK, NTB – Gempa susulan kembali terjadi pada Kamis (09/08) dengan kekuatan 6.2 SR, membuat masyarakat panik kembali. Tim Dompet Dhuafa baik tim kesehatan hingga Disaster Managemen Center (DMC) bergerak memberikan bantuan. Tim Pshycological First Aid (PFA) terus menyusur dusun-dusun guna memberikan bantuan psikologi bagi anak-anak maupun orang tua atas bencana yang terjadi. Hingga sore hari tim PFA menemukan anak-anak dengan stres berat dan trauma akibat gempa dan melihat para korban yang berjatuhan dilokasi.

Disisi lain tim kesehatan dengan kendaraan Motor Klinik yang sudah dirancang dan desain khusus untuk kegiatan bantuan kesehatan di wilayah terpencil terjun dengan menyasar di wilayah Lombok Barat. “Motor Klinik ini ditangani oleh seorang dokter dan perawat yang diharapkan dapat membantu dan mengjangkau para korban gempa di wilayah terpencil serta akses yang sulit dengan kendaraan roda empat”, ucap Sabeth Abilawa sebagai Direktur Program Dompet Dhuafa.

Motor klinik mulai beroperasi hari ini. Tempat pengungsian yang telah terlayani oleh motor klinik adalah Dusun Sokong, Desa Samaguna, Dusun Tanak Songlauk Desa Jenggala, serta Dusun Panon Kebon Desa Jenggala. Tiga lokasi tersebut terletak di Kecamatan Tanjung, Lombok Barat

Total penerima manfaat dari motor klinik hari ini adalah 80 pasien. Penyakit terbanyak yang ditemukan di pengungsian adalah Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA)

Comments

comments