SMK An Nur Depok Bentuk Organisasi Keislaman

DEPOK – Rohis atau kepanjangan dari Rohani Islam merupakan sebuah organisasi yang memperdalam tentangajaran agama islam. Berawal dari agenda sanlat (pesantren kilat) yang dilaksanakan oleh pengurus OSIS SMK An Nur, Amsari (guru SMK An-Nur) menginisiasi peran mahasiswa STEI SEBI untuk memberikan materi keislaman dan motivasi kepada seluruh siswa/siswi dalam beramal di bulan Ramadhan. Melihat antusiasme dan keinginan kuat dari siswa/siswi untuk mempelajari Islam dan menerapkan ke “universalan” Islam, maka Amsari selaku guru serta pengurus OSIS bersepakat untuk membentuk organisasi khusus yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai Islam kepada siswa siswi SMK An Nur.

“Kita sama sama tahu, bahwa kehidupan remaja sangat rentan terhadap lingkungan, kondisi lingkungan yang buruk akan berdampak buruk pula bagi karakter siswa, maka dengan adanya Rohis mampu memberikan semangat dan motivasi untuk lebih berislam secara Kaffah.” jelas Mala, ketua OSIS SMK An-Nur Depok. Akhirnya terbentuklah Rohani Islam (Rohis) An-Nurpada 2 Juni 2018.

Pada pertemuan pertama rohis, seluruh anggota menentukan siapa yang layak untuk menjadi ketua umum dan ketua keputrian rohis, dan akhir nya terpilih lah saudara Umar sebagai ketua umum Rohis yang pertama dan saudari Rizka Handayani sebagai ketua keputrian Rohis. “Saya berharap kita bisa menjadikan Rohis ini sebagai ajang pembelajaran terutama untuk kita yang mendapatkan amanah ini, karena sejati nya memulai sebuah pekerjaan adalah hal yang mudah, namun yang sulit adalah bagaimana kita bisa terus istiqomah dijalan-Nya” ungkap Umar, Ketua Rohis yang baru terpilih.

“Kebangkitan Islam ditandai dengan kebangkitan perempuan nya, karena satu perempuan bertanggung jawab terhadap seluruh keturunan nya, apabila perempuan itu faham akan Islam dan menularkan nya kepada generasi-generasi setelah nya. Maka tidak menutup kemungkinan Islam akan kembali pada masa kejayaan nya.” Jelas Rizka, Ketua Keputrian Rohis.

Pembentukan organisasi ini diharapkan bisa mendukung kegiatan keagamaan, dengan memberikan pendidikan, pembinaan, dan pengembangan potensi siswa siswi muslim agar menjadi insan beriman, bertaqwa kepada Allah SWT dan berakhlak mulia dengan mengimplementasikan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. [Ilyas Syaiful Malik]

Comments

comments