PPDB SD 2018, Disdik Depok Terapkan Sistem Penggabungan Sekolah

Kadisdik Kota Depok Muhammad Thamrin. (Foto San/DepokPos)

DEPOK – Sejak satu semester yang lalu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok telah memberlakukan kebijakan penggabungan, bagi SD yang masih berada dalam satu kompleks menjadi satu manajemen kepemimpinan. Dengan demikian, proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2018/2019 di sekolah tersebut sudah satu atap.

Demikian ditegaskan Kepala Disdik Kota Depok, Mohammad Thamrin di Balai Kota, Rabu (04/07/2018).

“Karenanya, untuk perhitungan kuota murid baru tinggal digabungkan saja sesuai tahun sebelumnya. Kalau masing-masing sekolah menyediakan satu kelas, maka setelah digabung menjadi dua kelas,” tambah Thamrin.

BACA JUGA:  Aplikasi SILO Permudah Warga Depok Urus Administrasi Kependudukan

Sementara untuk guru dan tenaga honorer di sekolah tersebut, Thamrin mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait, untuk melakukan mutasi sesuai dengan kebutuhan. Termasuk penambahan rombongan belajar (rombel), akan dilakukan apabila antusiasme masyarakat di sekitar sekolah itu cukup tinggi.

“Bisa kita tambah, maksimalnya menjadi empat rombel di satu sekolah tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Suparno selaku Kepala SD Negeri 3 Tanah Baru, Kecamatan Beji membenarkan, arahan dari Disdik terkait penggabungan tersebut. Dalam proses PPDB 2018/2019, pihaknya juga menerima pendaftar dari SDN 4 Tanah Baru.

BACA JUGA:  Ijtima Ulama II Siap Digelar Akan Hadirkan Prabowo dan Sandiaga Uno

Comments

comments