Perkembangan Cadar di Era Milenial

Ilustrasi. (Istimewa)

Oleh: Rafiatudz Dzakiyyah, Mahasiswi: STEI SEBI

Di era melanial ini, kita tidak asing lagi dengan orang orang yang bercadar, dulu cadar hanya dipakai dibeberapa kalangan tertentu saja bahkan masyarakat dulu beranggapan mereka adalah Teroris. Tapi saat ini cadar bukan lagi hal yang tabu, sebuah hal yang sering kita temukan, bahkan menjadi tren di negara Indonesia sendiri.

Baru baru ini seperti yang kita dengar di berita yaitu tentang maraknya Bom bunuh diri di kota surabaya yang pelakunya sendiri pun memakai cadar sebut saja namanya Puji mereka sekeluarga sebenarnya adalah keluarga yang dianggap ramah dan baik oleh tetangga sekitar bahkan dinilai memiliki keshalihan, bagaimana tidak? Suaminya pun seringkali sholat berjamaah bersama dengan warga. Tapi anehnya, keluarga tersebut akhir-akhir tahun ini menjadi agak sinis, jarang senyum ketika bertemu ataupun pun berpapasan dengan warga.

Tapi warga tak berpikiran negatif tentang mereka, dikarenakan anak-anak Puji dan Dita masih sering keliatan bermain – main dihalaman rumah tanpa kecurigaan apapun. Tapi ternyata setelah beberapa waktu setelah itu, terjadilah hal-hal yang tidak di duga oleh masyarakat bahwa sebenarnya mereka telah merencanakan bom bunuh diri tepatnya di beberapa tempat.

Semenjak saat itulah cadar menjadi banyak sorotan pun perbincangan di berbagai media sosial dari yang positif maupun negatif. Kalau kita ketahui sesungguhnya apa sih arti dari cadar ataupun niqob yang sekarang sudah menjadi tren di negara Indonesia?

Cadar adalah kain penutup kepala atau muka (bagi perempuan). Niqab (Arab: نقاب‎, niqāb‎) adalah istilah syar’i untuk cadar yaitu sejenis kain yang digunakan untuk menutupi wajah. Niqab dikenakan oleh sebagian kaum perempuan Muslimah sebagai kesatuan dengan jilbab (hijab). Definisi tersebut menurut agama islam.

Lalu Bagaimana dengan hukum cadar dalam agama Islam? Ada yang mengatakan wajib dan ada juga yang mengatakan sunnah. Ada sebagian ulama lainnya yang berpendapat wajib bagi para wanita untuk bercadar .

Sedangkan beberapa para pendapat ulama menyatakan tidaklah wajib menggunakan cadar, namun apabila menggunakannya wanita akan mendapatkan pahala, karena aurat seorang wanita yang boleh dilihat hanya muka dan telapak tangan. Sebagaimana dalam firman Allah SWT dalam Surah An-Nur ayat 31:

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖوَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ ۖوَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَىٰ عَوْرَاتِ النِّسَاءِ ۖوَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِنْ زِينَتِهِنَّ ۚوَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”

Dari ayat tersebut kita bisa mengambil kesimpulan bahwasanya cadar merupakan kain penutup atau pelindung aurat seorang wanita dari berbagai fitnah. Yang terpenting bagi kita seorang Muslimah adalah menutup aurat dengan yang sudah disyariatkan agama Islam. Maka dari itu, mari kita membenahi diri dan membentengi diri agar terhindar dari hal-hal yang tidak kita sukai. Dan janganlah sekali-kali kita menilai cadar itu adalah hal yang buruk bagi ummat Islam.

Comments

comments