Pentingnya Soft Skill dalam Berbisnis

Oleh : Fathimah Khoirotun Hisaan – STEI SEBI

Soft skill adalah istilah sosiologis yang berkaitan dengan kecerdasan emosional, sifat kepribadian, keterampilan sosial, komunikasi, berbahasa, kebiasaan pribadi, keramahan, dan optimisme yang menjadi ciri kemampuan seseorang dalam berhubungan dengan oranglain. Soft skill menyangkut tentang kepribadian seseorang yang dapat meningkatkan interaksi antar individu, kinerja pekerjaan dan prospek dalam berkarir. Soft Skill juga dapat diartikan keterampilan yang tidak dapat dinilai dan dilihat secara langsung.

Berbeda halnya dengan hard skill, yang berkenaan dengan kemampuan menyerap ilmu atau keahlian dan kemampuan tertentu. Hard skill lebih bersifat kepada keterampilan teknis sedangkan soft skill adalah kepribadian seseorang. Hard skill bisa dimiliki setiap orang, seperti contohnya kemampuan menggunakan aplikasi desain grafis. Siapapun bisa mendapatkan pelajarannya, dengan mengikuti privat atau semacamnya untuk menguasai desain grafis. Berbeda dengan soft skill, tidak semua orang memiliki kemampuan soft skill yang sama.

Beberapa contoh soft skills :

1. Komunikasi
2. Team work (Kerja Tim)
3. Manajemen waktu
4. Manajemen diri
5. Berfikir kritis
6. Profesionalisme

Berkaitan dengan bisnis, soft skill menjadi salah satu modal yang harus dipersiapkan dari awal oleh seorang pebisnis. Soft skill dalam berbisnis ini lebih kepada bagaimana cara berkomunikasi dengan oranglain, mengatur pribadi dalam menjalankan bisnis, cara bekerjasama yang baik, mengatur waktu untuk berbagai urusan dalam berbisnis dan hal lainnya.

Komunikasi

Dalam berbisnis cara berkomunikasi menjadi hal yang sangat penting untuk dimiliki. Jika tidak ada kemampuan dalam berkomunikasi, bisnis tidak akan berjalan dengan baik. Seperti, jika anda ingin menawarkan produk yang anda miliki tetapi anda tidak memiliki kemampuan berkomunikasi dengan oranglain. Bagaimana oranglain akan membeli produk anda jika tidak bisa memahami yang anda sampaikan.

Dengan komunikasi yang baik dan benar akan diketahui apa yang anda inginkan, apa yang konsumen anda butuhkan, apa yang perusahaan anda inginkan. Dan pemasaran produk anda pun akan semakin mudah.

Manajemen diri

Dalam menjalani bisnis tentu emosional seseorang sangat mempengaruhi, bekal soft skill manajemen diri ini akan membawa seseorang untuk mengendalikan emosi diri. Seorang pelaku bisnis harus mengenali dan mengendalikan emosinya. Bagaimana mengatur emosi ketika sedang dalam keadaan down namun harus tetap menemui klien untuk melakukan transaksi. Bagaimana cara memotivasi diri agar terus semangat menjalani bisnis. Bagaimana ketika perusahaan mengalami penurunan dan harus segera mengambil keputusan. Soft skill manajemen diri ini sangat penting dimiliki.

Team Work

Bisnis tidak akan bekerja dengan baik tanpa adanya sebuah tim. Dalam berbisnis seseorang pasti membutuhkan peran oranglain untuk membantu menjalankan bisnisnya. Seperti, membutuhkan seorang ahli dalam bidang akuntansi untuk mengatur keuangannya atau seorang ahli dalam bidang marketing untuk meningkatkan penjualannya. Untuk itu dalam bisnis membutuhkan kerja tim dimana peran satu dengan peran yang lainnya saling melengkapi.

Soft skill kerja tim ini akan melatih diri untuk terbiasa bekerjasama, tidak membebani suatu pekerjaan pada diri sendiri atau satu orang saja. Bagaimana agar setiap orang memiliki beban atau tugas yang sebanding dengan kemampuannya masing – masing untuk mencapai tujuan yang sama.

Melatih soft skill memang tidak semudah menguasai hard skill, yang dengan belajar terus menerus dengan fokus bisa langsung dimiliki. Soft skill sangat bergantung pada kepribadian seseorang. Tapi tidak perlu merubah kepribadian diri anda untuk menguasai soft skill tertentu. Anda bisa memaksimalkan soft skill yang anda miliki dengan terus melatih diri. Dan mengembangkan soft skill yang dimiliki untuk melengkapi kekurangan yang lain.

Comments

comments