Peluang Karier di Bidang Manajemen Keuangan

Memiliki karier yang bagus merupakan idaman setiap orang, bahkan bisa dikatakan menjadi cita-cita setiap individu. Disamping itu, karier biasanya di jadikan tolak ukur kesuksesan seseorang. Prospek karier di bidang manajemen keuangan sangatlah besar. Akan tetapi, peluang karier di bidang manajemen keuangan yang besar tidak sebanding dengan kesempatan kerja bagi warga negara Indonesia. Dengan jumlah penduduk Indonesia per 30 Juni 2016 sebanyak 257.912.349 jiwa, yang menjadikan Indonesia sebagai negara ke 4 dengan penduduk terbesar di Dunia setelah Amerika Serikat. Membuat setiap orang di Indonesia harus mengalami persaingan yang ketak untuk mendapatkan sebuah pekerjaan. Belum lagi, dari segi Pendidikan pada umumnya masyarakat Indonesia hanya mengenyam pendidikan setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) saja.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, pada tahun 2017 telah terjadi kenaikan jumlah pengangguran di Indonesia sebesar 10.000 orang menjadi 7,04 juta orang pada Agustus 2017 dari Agustus 2016 sebesar 7,03 juta orang. Disamping itu, jika dilihat dari Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus ini turun 0,11 poin dari 5,61 di Agustus 2016 menjadi 5,50 di periode yang sama tahun 2017. Permasalahan ketenagakerjaan merupakan permasalahan yang penting, karena terkait dengan tingkat kesejahteraan rakyat di suatu negara. Disamping itu, Indonesia sebagai negara berkembang pada umumnya masalah ketenagakerjaan yang terjadi di seputar kualitas SDM tenaga kerja, pengangguran, dan lapangan pekerjaan yang sempit. Maka dari itu, di setiap kabinet negara selalu ada kementerian yang khusus menangani kasus ketenagakerjaan.

Dikutip dari, (Labor Institute Indonesia atau Institut Pengembangan Kebijakan Alternatif) Perburuhan mencatat ada lima permasalahan ketenagakerjaan yang menjadi tantangan utama di tahun 2018. Kelima permasalahan tersebut adalah: pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat digitalisasi atau otomatisasi; informaslisasi tenaga kerja; BPJS; masih tingginya angka kecelakaan dan keselamatan kerja (K3); dan outsourcing. Akhir Desember 2014 lalu, telah diresmikannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang salah satu isi nya adalah adanya pertukaran tenaga kerja (bursa kerja) antar negara ASEAN. Selain itu, dengan adanya pasar barang dan jasa secara bebas tersebut akan mengakibatkan tenaga kerja asing dengan mudah masuk dan bekerja di Indonesia sehingga mengakibatkan persaingan tenaga kerja yang semakin ketat di bidang ketenagakerjaan. Secara tidak langsung kesempatan kerja bagi penduduk Indonesia semakin sempit, bisa jadi kalah saing dengan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Disamping peluang karir di bidang manajemen keuangan yang cermelang, tidak sebanding dengan peningkatan kapasitas SDM yang mumpuni di bidang manajemen keuangan. Sebab masih terbatasnya angka tenaga kerja yang mumpuni di bidang manajamen keuangan, misalnya saja dalam menganalisa laporan keuangan perusahaan atau menganalisa dalam hal prospek bisnis kedepannya. Adanya suatu ketimpangan yang terjadi antara peraturan perundang-undangan dengan realisasi dilapangan, bukan hanya dari kacamata peraturan negara namun juga secara sosial.

Dengan semua permasalahan ketenagakerjaan yang terjadi di Indonesia, karier di bidang manajemen keuangan merupakan sebuah pekerjaan yang sangan menjanjikan. Terlebih lagi masih belum banyak orang yang menggeluti karier di bidang ini, misalnya saja bagian financial analyst, credit analyst, cash maneger, chief financial offer dan lain sebagainya. Menurut Emery (seorang ahli keuangan), prospek dan peluang kerja di bidang manajemen keuangan ini dikelompokkan menjadi 3, yaitu : karier dalam bidang manajemen keuangan, karier dalam bidang investasi, karier dalam bidang pasar dan perantaraan keuangan. Dari ketiga prospek dan peluang kerja tersebut, dikatakanlah bahwa yang paling banyak peluangnya karena pada bidang manajemen keuangan, bukan hanya perusahaan yang menawarkan pekerjaan di bidang ini. Organisasi dan badan pemerintahan pun banyak membutuhkan tenaga kerja di bidang ini.

Prospek karier di bidang manajemen keuangan merupakan peluang yang sangatlah besar. Karena di setiap perusahaan maupun sebuah bisnis usaha pasti membutuhkan seorang manajer ataupun seorang analisis keuangan suatu perusahaan untuk memperkirakan prospek ataupun keuntungan dimasa depan. Akan tetapi peluang kerja di bidang manajemen keuangan yang besar, tidak disebanding dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang ada dari segi soft skill maupun hard skill. Belum lagi, adanya perjanjian MEA atau Masyarakat Ekonomi ASEAN, yang berdampak terhadap persaingan kesempatan kerja penduduk Indonesia yang semakin sulit karena pasar bebas ASEAN.

Permasalahan ketenagakerjaan tidak dapat diselesaikan oleh individu ataupun sekelompok masyarakat. Akan tetapi pemerintah harus turut andil dalam mengatasi pengangguran di Indonesia dengan keterbatasan yang ada. Lebih dari 7,04 juta orang merupakan pengangguran, dan ini mengindikasikan bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat Indonesia masih sangat rendah. Perlu adanya peningkatan kapasitas dan pengembangan SDM agar mempunyai daya saing yang tinggi. Agar angka pengangguran di Indonesia dapat menurun seiring dengan peningkatan kapasitas SDM yang mumpuni di bidang manajemen keuangan. [Siti Rohmah]

Comments

comments