Larangan Keramas Saat Haid Hanyalah Mitos

Datang bulan memang bukan hal asing bagi semua orang. Siklus bulanan yang selalu dialami oleh setiap perempuan ini, seakan dijadikan pertanda sebagai kedewasaan pada kaum hawa. Menurut istilah syara’, haid atau datang bulan merupakan darah yang keluar pada tubuh seorang perempuan secara alami. Selain itu, siklus haid atau datang bulan biasa terjadi pada tenggang waktu 21—31 hari pada masa haid sebelumnya. Sedangkan masa berlangsungnya datang bulan terjadi selama 5—7 hari.

Sebuah perubahan pun terjadi pada wanita pada saat mengalami datang bulan, seperti perubahan fisiologis dalam tubuh secara berkala dan dipengaruhi hormon reproduksi. Selain itu, ada pula hal-hal yang tidak boleh dilakukan oleh wanita pada saat datang bulan, seperti larangan membersihkan rambut atau keramas. Namun, tahukah Anda bahwa larangan tersebut ternyata hanyalah mitos belaka?

Larang membersihkan rambut saat mesntruasi memang selalu hangat menjadi perbincangan masyarakat. Hanya saja, hal yang diketahui sebagai mitos ini ternyata masih dipercayai oleh sebagian orang. Bahkan, sebagian dari mereka beranggapan bahwa jika perempuan yang membersihkan rambut saat datang bulan akan mengalami sakit kepala karena saat datang bulan pori-pori di kepala sedang terbuka.

Menurut dr. Fiona Amelia MPH, sakit kepala yang dialami oleh wanita setelah keramas saat datang bulan, dipengaruhi oleh hormon pada masing-masing individu. Selain itu, antara membersihkan kepala dengan rasa sakit setelah keramas tidak memiliki korelasi antar keduanya. Hal ini lebih berhubungan dengan kebersihan dan kesehatan tubuh. Bahkan, sampai saat ini tidak ada penelitian tentang efek negatif dari membersihkan rambut saat haid.

Dikutip dari laman dalamislam.com, tak ada dalil atau ayat yang menjelaskan tentang larangan seorang perempuan membersihkan rambut saat menstruasi. Karena, membersihkan rambut saat haid bertujuan untuk membersihkan diri dari kotoran mengingat kadar hormon pada seorang perempuan menjadi tidak stabil saat masa datang bulan. Pun, rambut wanita yang sedang datang bulan lebih rentan terkena kotoran dan minyak yang dikeluarkan oleh kepala lebih banyak.

Tak hanya sampai di situ, berdasarkan pengalaman seorang mahasiswi bernama Febrina, ia tak pernah mengalami sakit kepala atau kejadian sejenisnya setelah membersihkan kepala saat haid. Ia beranggapan, seorang wanita harus tetap menjaga kebersihan tubuh (terutama kepala) walaupun tengah mengalami datang bulan.

Seperti yang dipaparkan oleh dr. Fiona Amelia sebelumnya, sakit kepala yang dialami oleh seorang perempuan saat haid bukan dikarenakan membersihkan kepala, memang ada beberapa orang yang mengalami sakit kepala setelah membersihkan rambut saat haid, hanya saja itu disebabkan oleh padatnya kegiatan yang dilakukan, setress, dan fluktuasi hormon pada beberapa wanita. Jadi, dapat disimpulkan bahwa larangan membersihkan rambut saat menstruasi hanyalah mitos belaka. Hal ini sudah terbukti baik secara medis ataupun dalil dalam Islam. Selain itu, sakit kepala yang akan dialami wanita saat mesntruasi bukan terjadi karena pori-pori yang terbuka saat haid. Pori-pori kulit kepala akan lebih terbuka ketika butuh penguapan, seperti saat berkeringat karena paparan sinar matahari, hal ini menyebabkan pori-pori kulit kepala akan terbuka supaya mengeluarkan keringat.

Wanita yang tengah menstruasi pun juga harus tetap menjaga kebersihan baik itu tubuh atau kepala sekalipun, hal ini bertujuan untuk menimbulkan rasa nyaman bagi diri sendiri. Pula, disarankan untuk menggunakan air hangat saat mandi dan membersihkan kepala, sehingga Anda akan menjadi lebih rileks dan suasana hati (mood) perlahan membaik saat datang bulan. (Dwi Wahyuni/PNJ)

Comments

comments