Emergency UI 2018 Hadir Mendukung Literasi Digital Masyarakat Indonesia

Depok, 14 Mei 2018 – Mahasiswa Vokasi Komunikasi Hubungan Masyarakat Universitas Indonesia menyelenggarakan acara talk show Emergency UI 2018 yang diadakan di Auditorium Vokasi Universitas Indonesia, Depok. Acara ini bertemakan “Digital Literacy for Safe and Healthy” yang merujuk kondisi perkembangan teknologi yang semakin maju sehingga memaksakan para penggunanya untuk meningkatkan literasi dunia digital.

Seperti yang kita ketahui, arus perkembangan teknologi dan internet terkadang membuat pengguna semakin hanyut dalam aliran tanpa batasan dan perlindungan. Kita sendiri terkadang terlalu menikmati kemudahan dan efisiensi yang diberikan, sehingga kita lupa dalam penggunaanya membutuhkan kecerdasan yang cukup dari penggunanya.

Acara ini dihadiri oleh 5 pembicara yang membahas mengenai bagaimana cara penggunaan media sosial yang efektif dan bijak dengan pembicara sebagai berikut; Krishna Nugraha sebagai Senior Digital Marketing Specialist Tokopedia, Mellissa Grace sebagai Psikolog Klinis & Artis, I Gusti Ngurah Asthika Dhamasatya sebagai VP E-Channel Business Head PT Bank Danamon Indonesia, Andi Dorma Silalahi sebagai Indonesia Digital Practitioner, Winner of Google Awards 2010, SEA, serta Devie Rahmawati sebagai Pakar Komunikasi Universitas Indonesia.

Emergency UI 2018 tidak hanya dihadiri oleh kalangan mahasiswa yang terbilang sering menggunakan media sosial, tetapi juga kalangan berusia 25 tahun keatas ikut berpartisipasi dalam talk show ini. Selain itu, peminat dari acara Emergency UI 2018 tidak hanya di masyarakat yang berdomisili Jabodetabek, tetapi meluas sampai masyarakat luar Jabodetabek seperti Cirebon dan Palembang.

“Oleh karena itu, Emergency UI 2018 hadir di tengah masyarakat saat ini untuk memberikan wawasan dan pedoman mengenai bagaimana literasi digital diterapkan dalam kehidupan sehari- hari.” Ucap Ayunda Azzahrah, Ketua Pelaksana Emergency UI 2018.

Comments

comments