Digitalisasi Ekonomi Islam dalam Gebyar Ekonomi Syariah 12 di STEI SEBI

 

Depok – Minggu (29/04) Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) SEBI menyelenggarakan Puncak Gebyar Ekonomi Syari’ah (GES) yang ke – 12, dengan tema besar “Indonesia di Era Digital”. Puncak Gebyar Ekonomi Syariah (GES) 12 ini, dilaksanakan di D’ Mall kota Depok. Salah satu rangkaian acara puncak GES 12 ini yaitu pembumian Ekonomi Syariah dengan diadakan Talkshow Inspiratif yang bertemakan “Generasi Berdedikasi Ciptakan Inspirasi untuk Membangun Negeri”.

Pembicara yang dihadirkan dalam Talkshow Inspiratif yang dimulai pukul 12.58 – 14.25 WIB ini adalah tiga direktur perusahaan terkemuka di Indonesia , yaitu Tata Taufik Nugraha, B.Eng. yang merupakan Direktur Operasi PT. Savarga Reka Informatics, Abdul Ghofur, SE. sebagai Direktur Mandiri Amal Insani Foundation dan penulis buku 3 Kunci Fundraising, serta Rudi Irawan yang merupakan Direktur Program Laznas BSM. Talkshow ini dimoderatori oleh Darihan Mubarak, Presidium Nasional FoSSEI 2017/2018.

BACA JUGA:  Ratusan Genset Untuk Penerang Pasca Gempa-Tsunami di Sulteng

Memasuki Era Digitalisasi Ekonomi Indonesia diharapkan mampu untuk mengambil peluang yang ada pada era ini untuk menyelesaikan permasalahan ekonomi yang dihadapi Indonesia. Tata Taufik seorang yang memiliki latar belakang pengalaman dalam membangun start-up teknologi, disampaikan bahwa “pemuda saat ini bukan lagi saatnya untuk menjadi seorang karyawan, namun kita bangun sebuah Distruption Inovation, yang dimana kitalah yang menciptakan pasar baru”. Beliau juga menyampaikan bagaimana menentukan karir dimasa depan, diantaranya pemuda harus menjawab, what are you good at? What do you want to go? dan how to monetize ? Yang disebut sebagai ‘Hooray Spot”.

BACA JUGA:  Rumah Zakat Kirim 30 Ton Paket Superqurban dan 15 Truk Bantuan Logistik untuk Palu - Donggala

Materi ini diakhiri dengan sesi tanya jawab seputar lembaga zakat yang tidak mencapai UMKM, masalah inflasi serta tanggapan akan isu yang mengatakan dana zakat akan digunakan untuk pembangunan negri atau infrakstruktur. Dengan harapan generasi pembangunan Ekonomi Islam bisa lebih memperluas jaringan dan wawasan akan perubahan di negri tercinta ini. (smr)

Comments

comments