Berbagi Resiko dalam Asuransi Syariah, Apa Maksudnya?

Hakikatnya, tidak semua hal di dunia ini dapat diketahui keterjadiannya, sekalipun manusia sudah memperkirakannya. Risiko selalu hadir dalam segala aktifitas manusia, dan manusia hanya mampu untuk meminimalisirnya bukan menghilangkan. Salah satu alat yang dapat digunakanunuk meminimalissir segala resiko tersebut adalah mengikuti asuransi, baik asuransi untuk harta/benda maupun untuk jiwa.

Dewasa ini banyak bermunculan berbagai entitas yang berbasis syariah, dan perusahaan asuransi merupakan salah satunya. Kewajiban sebuah entitas syariah adalah menjalankan operasi perusahaannya sesuai dengan syariat islam atau tidak bertentangan dengan hukum islam yang ada. Jika kembali ke prinsip syariat, maka perusahaan asuransi harus mengutamakan kemaslahatan bagi kedua belah pihak.

Pengertian asuransi syariah berdasarkan Dewan Syariah Nasional (DSN) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) adalah sebuah usaha saling melindungi dan tolong menolong di antara sejumlah orang melalui investasi dalam bentuk aset dan/atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad yang sesuai dengan syariah. Asuransi syariah adalah sebuah sistem di mana para peserta mendonasikan sebagian atau seluruh kontribusi/premi yang mereka bayar untuk digunakan membayar klaim atas musibah yang dialami oleh sebagian peserta.

Dalam asuransi syariah dikenal dengan istilah Sharing of Risk (saling menanggung risiko). Maksud dari istilah ini adalah risiko yang dimiliki peserta asuransi tidak dipindahkan kepada perusahaan, melainkan dibagi antar peserta kolektif sehingga apabila terjadi musibah, maka semua peserta asuransi akan saling menanggung. Kemudian keberadaan perusahaan asuransi terbatas hanya sebagai pemegang amanah dalam mengelola dan menginvestasikan dana dari kontribusi peserta.

Dari penjelasan singkat diatas, dapat disimpulkan bahwa ikut serta dalam asuransi sudah saatnya menjadi prioritas, karena kita tidak akan pernah tau musibah apa yang akan menimpa dirinya. Sehingga dengan adanya asuransi, kita dapat berjaga-jaga untuk mempersiapkan ketika suatu musibah akan datang. (Delia)

Comments

comments