Peringatan Hari Kartini di Desa Qur’an Rawakalong

Bagi para wanita, momentum Hari Kartini memiliki makna yang begitu spesial. Kebanyakan di Indonesia, Hari Kartini diperingati dengan karnaval, peragaan busana, maupun beberapa penampilan seni budaya.

Bagi kami sendiri, para wanita yang bekerja di Afrakids dan Hudaiva, memaknainya dengan semangat untuk produktif melakukan kebaikan seperti yang telah banyak dilakukan oleh Ibu Kartini.

Pada Selasa, 17 April 2018, ada yang berbeda dari biasanya di Desa Qur’an Rawakalong, Bogor. Kami, karyawan Afrakids dan Hudaiva berkolaborasi dengan tim Desa Qur’an untuk mengadakan sebuah acara dalam rangka memperingati hari Kartini. Acara ini terdiri dari kegiatan mendongeng bersama, sharing parenting, dan workshop kepenulisan.

Bertempat di PAUD Al-Azmi, kami mengenalkan tokoh-tokoh ilmuwan muslim melalui kegiatan dongeng kepada para siswa PAUD. Tampak jelas sekali antusiasme dari para siswa siswi PAUD saat mendengarkan dongeng. Terlebih mereka dibagikan satu paket storybook kisah para ilmuwan muslim dari Afrakids.

BACA JUGA:  Kota Depok Boyong 61 Medali di Porda Jabar 2018

“Wah, terima kasih ya mbak, kami seneng banget anak-anak kami diceritakan kisah ilmuwan-ilmuwan muslim. Soalnya selama ini mereka cuma tau dongeng-dongeng macem sangkuriang dan malinkundang aja”, ujar salah seorang guru PAUD Al-Azmi.

Dalam waktu yang bersamaan pula, diadakan sharing parenting dengan para ibu pemberdayaan Desa Qur’an di selasar pendopo PAUD Al-Azmi. Dalam sesi ini, diulas jelas mengenai pentingnya orang tua mengenal sifat anak-anak. Tak jarang pertanyaan yang mereka ajukan untuk didiskusikan bersama. Sebagian pun merasa lega karena dengan adanya kegiatan ini, para ibu bisa saling berdiskusi.

BACA JUGA:  Ratusan Genset Untuk Penerang Pasca Gempa-Tsunami di Sulteng

Tidak sampai di situ, acara dilanjutkan dengan kegiatan workshop kepenulisan bersama tim content writer Afrakids pada pukul 13.00 WIB. Workshop yang bertajuk “Menulis untuk menyebar kebaikan” ini diikuti oleh para santri yang ada di asrama tahfidz Desa Qur’an.

Dalam workshop kali ini, para santri berkesempatan untuk praktik menulis langsung dan membacakan hasil karyanya. Ada yang senang, lucu, hingga mengharukan. Para santri yang telah mengikuti kegiatan ini mendapatkan bingkisan menarik dari hijab Hudaiva.

Dengan adanya workshop ini, kami berharap para santri tahfidz Desa Qur’an semakin semangat dan produktif untuk menyebarkan kebaikan. Sebab, keinginan menyebarkan kebaikan itu terlihat jelas dari hasil karya para santri ini.

Ternyata banyak hal yang bisa dilakukan para muslimah untuk menyebarkan kebaikan seperti yang dilakukan oleh para muslimah Afrakids, Hudaiva, dan Desa Qur’an. Semuanya dimulai dari lingkungan sekitar.

BACA JUGA:  Menuju Pasar Tertib Ukur 2019, Disdagin Sosialisasikan PTU di Pasar Depok Jaya

Mengutip perkataan dari Ibnu Qayyim Al Jauziyyah, “Wanita ibarat separuh masyarakat, yang juga sudah melahirkan separuh masyarakat yang lainnya. Maka wanita seolah-olah mewakili seluruh peradaban.”

Jika wanita diibaratkan sedemikian besar pengaruhnya bagi masyarakat, maka tidakkah kita tergiur untuk berusaha menjadi produktif menyebarkan kebaikan dunia dan akhirat?

Selamat Hari Kartini! Semoga menjadi Kartini Kartini yang produktif melakukan kebaikan.

Comments

comments