Pentingnya Ungkapan Rasa Sayang

Ilustrasi. (Istimewa)

Masa pendekatan atau yang biasa disebut dengan PDKT bisa dibilang adalah masa yang paling menyenangka. Khususnya untuk kaum perempuan. Kaum perempuan biasanya akan mendapatkan Keuntungan berupa perhatian yang berlebihan Misalnya, lelaki yag sedang mendekati Anda akan rajin mengantar atau menjemput sang permpuannya kemana saja, atau membawa sang perempuan ke tempat yang diinginkan.

Masa PDKT biasanya akan berlangsung berbeda-beda untuk setiap calon pasangan. Ada yang berlangsung cepat atau dengan ritme yang sedikit lambat. Hal tersebut bisa disebabkan karena banyak hal, biasanya lebih ke perempuanya. Maksudnya adalah si perempuan dalam membuka hatinya apakah cepat atau lambat.

Masuk ke masa awal jadian, hal tersebut menjadi masa yang terbilang terlalu manis dan hangat. Jika pada saat PDKT, pasangan tersebut masih memanggil dengan nama masing-masing, pada awal jadian biasanya para pasangan akan mnemukan nama panggilan sayang sendiri. Bisa saja mainstream, seperti “Sayang, ai, ayang,bebh”, bisa saja nama panggilan buatan sendiri dan masih banyak lagi

Pada awal masa jadian, aku lebih “canggung” dan “Terkadang sedikit malu” untuk menyampaikan ungkapan sayang. Namun, tidak demikian dengan lelaki. Dia biasanya akan mengungkapkan rasa sayang mereka dengan lebih leluasa dan terbilang cukup sering. Seperti : “aku sayang kamu”, atau “kamu lagi ngapain sayang?”. Menyelipkan kata sayang hampir di setiap kalimat obrolan. Kata tersebutlah salah satu kata yang mulai akan jarang didengar oleh perempuan saat hubungan mereka memasuki bulan-bulan “membosankan” atau bisa saja hubungan bosan karena perubahan sikap antara pria dan wanita.

Dalam hubungan terkadang hilangnya kebiasaan antara pasangan, misalnya mulai sulit membalas SMS atau pesan singkat yang dikirimkan oleh perempuan Atau jika dibalas hanya singkat dan terkesan cuek. Hal tersebut sangat mengganggu perempuan. Beberapa perempuan mengira hal tersebut karena lelaki tidak ingin diganggu atau sedang asyik dengan kegiatan pribadinya.

Kadang selalu buat aku marah, kadang selalu buat aku kesal, dan kadangĀ  selalu buat aku menangis, namun anehnya aku tidak pernah bisa membencimu karena kamu juga yang selalu membuat aku tertawa bahagia.

Pernah suatu hari aku bermimpi hal buruk tentangnya saat aku bangun dari tidur ku, aku bercerita kepadanya bahwa aku tadi bermimpi tentangnya, aku menanyakan kepadanya apakah mimpi buruk aku tersebut dilakukan olehnya? diawal dia berkata bahwa dia tidak melakukan hal buruk tersebut, dan keesokan harinya ia pun berkata jujur kepadaku bahwa mimpi aku tersebut memang ia lakukan. Aku kecewa kepadanya dan bingung kenapa aku bisa bermimpi hal tersebut. Mungkin itu yang dinamakan penghantar rasa perduli dan rasa sayang kepadanya.

Dalam suatu hubungan penting atau tidak ungkapan sederhana berupa “sayang” untuk disampaikan kepada pasangan. Menurut perempuan (sebagian besar perempuan), hal tersebut sangatlah penting. Memang dalam beberapa kondisi kita lebih membutuhkan bukti berupa tindakan dari pada sekedar ungkapan. Namun terkadang, untuk menjaga hubungan, sebuah ungkapan sederhana perlu diungkapkan kepada pasangan. [Debora Yunita Silaban/PNJ]

Comments

comments