Kajian HITZ IsEF Usung Tema “Dampak Perang Dagang Amerika Vs China Terhadap Perekonomian Indonesia”

DEPOK – Dalam rangka menambah khazanah keilmuan Ekonomi Islam, Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) IsEF SEBI kembali mengadakan kajian “Hitz”, yakni kajian Ekonomi Islam yang rutin diselenggarakan setiap dua pekan sekali di hari selasa. Kajian kali ini mengangkat tema yang sedang hangat diberitakan di pemberitaan ekonomi saat ini, yakni “Dampak Perang Dagang Amerika Vs China Terhadap Perekonomian Indonesia” yang diselenggarakan di ruang Al-Ghazali, Selasa (3/04).

Materi kajian kali ini disampaikan oleh Bapak Rachmat Rizqy Kurniawan, SEI., MM., yang lebih dikenal dengan nama Rizqy ini adalah dosen di STEI SEBI dan staff ahli MPR.

Pembahasan ini yang diawali pertanyaan dasar “Adakah strategi persainngan dalam Islam?”. Dalam materinya Rizqy menjelasskan faktanya dalam Islam tidak ada yang namanya strategi persaingan, karena jual beli atau perdagangan dasar pemikirannya adalah kerjasama.

“Asas utama jual beli harus ada Ridho bi Ridho, senang sama senang, jadi tidak boleh adanya perang. Apa lagi dalam jual beli (perdagangan).” ujar Rizqy.

“Karena adanya perang dagang antara Amerika dan China ini, berdampak pada kenaikan utang negara kita, karena mata uang didominasi oleh Yuan. Sedangkan utang Indonesia saat ini sudah mencapai 7 triliun.” tambahnya.

Setelah diisi penjelasan materi yang luar biasa, acara kajian ini dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan ditutup dengan pembagian doorprize untuk beberapa penanya. Kajian yang berlangsung selama 1 jam ini berjalan dengan lancar, terlihat dari antusiasme peserta yang hadir dan menyimak penyampaian materi dengan serius. (NA)

Comments

comments