Jelang Ramadhan Harga Pangan di Depok Mulai Naik

Suasana di Pasar Depok Jaya. (Foto: Nanda)

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengaku stok pangan saat ini sangat aman. Dia mengklaim, harga pangan sepanjang tahun 2017 merupakan harga yang paling stabil dalam 10 tahun terakhir. Menurutnya, tak banyak gejolak harga pangan sejak beberapa tahun terakhir.

“Bawang merah, bawang putih, beras, gula, minyak goreng, telur ayam, harganya stabil di bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri,” kata Menteri Pertanian, akhir bulan lalu seperti dikutip detik.com. Ia menjamin harga pangan tidak akan mengalami kenaikan menjelang Ramadhan.

Ramadhan tiba tak lama lagi dan umat muslim akan melaksanakan ibadah puasa, banyak persiapan yang masyarakat lakukan untuk menyambut bulan penuh berkah tersebut. Salah satunya adalah menyiapkan bahan pangan untuk satu bulan ke depan. Karena biasanya harga pangan mengalami kelonjakan saat Ramadhan.

Bahan pangan seperti telur, daging, cabai, bawang, dan beras adalah komoditas yang paling sering dikhawatirkan. Harganya bisa naik hingga 50%. Pemerintah tampaknya telah bersiap untuk kemungkinan tersebut. Seperti yang diutarakan Menteri Pertanian, ia menjamin harga pangan saat Ramadhan tahun ini akan stabil.

BACA JUGA:  6 Negara Ini Miliki Destinasi Wisata Bagi Pecinta Kucing

Memang betul Mentan telah melakukan kontak dengan asosiasi bahan pangan seperti asosiasi bawang, telur, beras, dan minyak untuk menjaga kestabilan harga-harga tersebut. Namun, apakah fakta di lapangan telah sesuai dengan yang direncanakan?

Hasil perbincangan dengan beberapa pedagang di Pasar Depok Jaya, Sabtu (28/4/2018) menunjukkan masih ada kemungkinan harga bahan pangan akan naik.

“Telur sekarang saja sudah naik, sekarang dua puluh tiga ribu,” kata Baim, pedagang sembako. Dia menambahkan, harga telur saat puasa bisa mencapai Rp25.000. Meskipun Baim juga menambahkan jika ada yang menjual di atas Rp25.000 merupakan ketidakwajaran.

Selain telur, daging ayam saat ini juga tergolong tinggi harganya. Di tengah kesibukan para pedagang ayam di blok daging pasar Depok Jaya, Ryan yang menggatakan kisaran harga Rp40.000 untuk ayam yang kecil dan Rp50.000 untuk ayam yang besar.”

BACA JUGA:  Priyadi Abadi, Pelopori Travel Wisata Muslim Indonesia Bersama Adinda Azzahra Tour

Sembari memotong ayam untuk pelanggan, ia mengatakan harga ayam masih ada kemungkinan untuk naik melihat keadaan saat ini. Ryan memberi perkiraan harga ayam bisa naik hingga Rp55.000.

Tidak berhenti di situ, masyarakat juga harus bersiap karena daging sapi pun berkemungkinan naik sepuluh ribu rupiah dari harga awal 130.000 per kilogram, seperti keterangan dari pedagang daging yang tidak mau menyebut namanya.

Pria yang memakai baju abu-abu tersebut enggan berkomentar lebih lanjut. Ia pasrah berapapun harga jual dagangannya itu nanti. Jika ada kenaikan harga ya mau tidak mau ia akan menaikkan barang dagangannya juga.

BACA JUGA:  Adhyaksa Dault: Komunisme dan Kemiskinan Musuh Bangsa

Cabai, bawang merah dan bawang putih pun memiliki kemungkinan naik menurut pedagang di bulan puasa nanti. “Ya, saya sih belum tahu naik atau enggak. Tapi sih bisa aja naik kalau melihat kondisi saat ini. Tapi ya semoga saja benar harga-harga gak naik.” Kata Tari, penjual sayuran di pasar Depok Jaya.

Tari sebetulnya tidak ingin menaikkan harga. Ia tidak ingin sepi pelanggan lantaran harga melonjak tinggi. Di sela-sela wawancara pun dia mengeluhkan kiosnya yang sudah sepi saat ini, karena kebanyakan pembelinya saat ini hanya pembeli rumahan saja.

Janji Mentan sangat berarti di sini. Baik bagi pembeli maupun pedagang. Kedua pihak sama-sama merugi apabila ada kelonjakan harga. Klaim Mentan yang menyatakan stok pangan aman semestinya terlihat saat Ramadhan nanti. [Nanda Saputri]

Comments

comments