Wali Kota: Jabatan Fungsional, Bukan Jabatan yang di Anak Tirikan

DEPOK – Bertempat di Aula Teratai Lantai 1, Gedung Balaikota Depok, Selasa (6/3/2017) berlangsung Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota Depok. Sebanyak 69 orang dilantik langsung oleh Wali Kota Depok Mohammad Idris.

Dalam arahannya Wali Kota mengatakan bahwa Jabatan Fungsional pada hakekatnya adalah jabatan teknis yang tidak tercantum dalam struktur organisasi, namun sangat diperlukan dalam tugas-tugas pokok dalam organisasi pemerintah dimana pelaksanaan tugasnya didasarkan pada keahlian atau keterampilan tertentu serta bersifat mandiri.

BACA JUGA:  Etoser Tiga Kampus Bersatu Untuk Palu

“Jabatan fungsional bukan jabatan yang di anak tirikan. Dengan dilantiknya para pejabat fungsional, hal ini merupakan bagian dari pengembangan karir bagi pegawai yang dilakukan tidak semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan, melainkan lebih diutamakan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan umum,” kata Wali Kota.

Adapun Jabatan Fungsional yang dilantik ialah Analis Kebijakan Pertama 2 orang, Auditor Pertama 1 orang, Auditor 1 orang, Dokter 1 orang, Apoteker 1 orang, Asisten Apoteker 1 orang, Perawat 1 orang, Mediator Hubungan Industrial 1 orang, Pengawas Sekolah 3 orang, Pamong Belajar 1 orang, Pustakawan 4 orang dan Polisi Pamong Praja 52 orang.

BACA JUGA:  Demi Kemajuan Indonesia Harus Lakukan Revolusi Pendidikan 4.0

“Atas nama Pemerintah Kota Depok dan pribadi saya mengucapkan selamat, semoga momentum ini menjadi langkah awal dalam pelaksanaan tugas yang baru untuk memberikan yang terbaik kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat Kota Depok, demi terwujudnya visi Kota Depok yang Unggul, Nyaman dan Religius,” ucap orang nomor satu di Depok. []

Comments

comments