Wali Kota Depok: Perlu Formula Terbaik Hadirkan SMK Berkualitas

(Foto: Twitter @IdrisAShomad)

DEPOK – Wali Kota Depok, Mohammad Idris menghadiri Konsultasi dan Lokakarya Nasional atau TAKARAN SMK Swasta 2018, yang berlangsung di Hotel Bumi Wiyata, Jalan Margonda Raya, Depok, Rabu (7/3/2018). Acara yang diusung Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Depok, mengusung tema ”Meningkatkan Kualitas dan Integritas, Memperkuat Sinergitas Jejaring (Improving Quality & Integrity, Strengthening Synergy of the Network)” akan berlangsung selama dua hari yakni 7-8 Maret 2018.

Ketua BMPS Kota Depok H. Acep Al Azhari mengatakan bahwa kegiatan ini terinspirasi dari anggapan sekolah swasta yang berkualitas jumlahnya relatif sedikit. “Pemerintah mengatakan bahwa pengangguran lulusan SMK cukup tinggi, untuk itu BMPS menggelar kegiatan ini untuk mengantisipasi hal tersebut,”ujar Acep.

BACA JUGA:  26 Finalis Abang Mpok Depok 2018 Diharapkan Mampu Kembangkan Sektor Pariwisata, Seni dan Budaya Kota Depok

Sementara itu, mengawali sambutannya, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan TAKARAN SMK 2018. “Terima kasih atas dipercayanya Kota Depok sebagai tempat diselenggarakannya acara ini. Semoga apa yang menjadi maksud dan tujuan dari kegiatan ini dapat tercapai sesuai harapan bersama,” kata Wali Kota.

Dirinya mengatakan, bahwa Kota Depok yang berbatasan dengan tiga provinsi yakni Jawa Barat, DKI dan Banten, mengalami pertambahan penduduk yang cukup signifikan. “Saat ini jumlah penduduk Kota Depok 2,1 juta jiwa. Ini merupakan potensi dan juga tantangan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan diantaranya masalah pendidikan,” kata orang nomor satu di Depok.

BACA JUGA:  Dompet Dhuafa dan Shopee Salurkan Donasi untuk Anak Indonesia

Angka lulusan SMK yang menjadi pengangguran juga masih sangat tinggi. Mereka kalah bersaing dengan sarjana yang jumlahnya tak kalah banyak. Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), angka pengangguran yang berasal dari lulusan SMK per-Februari 2017 mencapai 1.383.022 orang.

“Melalui kegiatan ini diharapkan kita dapat merumuskan formula terbaik dalam rangka menghadirkan SMK yang berkualitas dengan sarana pendukung yang memadai sehingga mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi yang berdaya saing dalam dunia kerja,” ujarnya.

Comments

comments