Rombongan Dai Parmusi Diterima Ulama Besar Saudi

JEDDAH – Rombongan Dai Parmusi yang tengah menunaikan ibadah umrah, bersilaturahim dengan ulama besar Arab Saudi, Sheikh Dr. H. Khalid Al-Hamudi, di kediamannya di kawasan elit Hayyin Na’im Kota Jeddah, Sabtu malam (10/3/2018).

Ketua Persatuan Ulama Asia tersebut didampingi sejumlah ulama Saudi, antara lain pimpinan Volunteer Holy Quran Memorization int’l Organization Sheikh Ghayath Abdul Baki dan Hafidzul Quran tuna netera asal Mesir Sheikh Abdullah.

Sekitar 54 dai rombongan Parmusi datang dari Makkah menggunakan sebuah bis dipimpin langsung Ketua Umum H. Usamah Hisyam dan Sekjen Abdurrahman Syagaff, Ketua Umum Muslimah Parmusi Nurhayati Payapo, didampingi Dai Pembina Parmusi KH. Syuhada Bahri, KH. Farid Ahmad Okbah, Ustadz Buchori Muslim, Ustadz Bernard Abdul Jabbar, Ustadz Taufik Hidayat, pimpinan Dai Pengelola, dan perwakilan Dai Pelaksana Parmusi seluruh Indonesia.

Karena rombongan dalam jumlah besar, Sheikh Khalid menggelar karpet di halaman depan rumahnya untuk bersantap malam dan berdialog dengan para Dai Parmusi.

Sheikh Khalid tampak ramah menyambut dan berkenalan, menanyakan satu persatu nama para dai yang datang dari Aceh hingga Papua tersebut.

Ia mengaku sangat gembira menerima para Dai Parmusi yang datang dari seluruh provinsi di Indonesia, karena menurutnya para dai merupakan orang-orang mulia yang berjuang menyampaikan risalah Rasulullah Saw.

“Saya turut bersyukur terhadap kepemimpinan Sheikh Usamah, Sheikh Syuhada, Sheikh Farid, Sheikh Buchori yang telah menggerakkan dai-dai Parmusi untuk menyebarkan agama Allah yang kita yakini bersama,” ujar Sheikh Khalid yang sudah beberapa kali berkunjung ke Indonesia.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Parmusi H. Usamah Hisyam menyampaikan, rombongan Dai Parmusi menunaikan ibadah umrah, sekaligus memohon pertolongan Allah Swt. untuk meridhai perjuangan dakwah yang dilakukan para Dai Parmusi dalam rangka memenangkan Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin di Tanah Air.

Usamah juga melaporkan bahwa tantangan dan problematika dakwah di Indonesia saat ini sangat berat. Terutama dalam menghadapi ambisi RRC yang tengah membangun jalur sutera sebaga jalur perdagangan untuk menguasai Asia Pasific termasuk Indonesia melalui OBOR (One belt one road). Sementara puluhan juta umat Islam di Indonesia masih hidup jauh dari kehidupan yang sejahtera.

“Karena itu pada bulan September nanti kami akan mengundang sekitar 5000 Dai Parmusi dari 500 kabupaten/kota seluruh Indonesia untuk mengikuti Jambore Nasional Dai Parmusi. Saat itu Parmusi akan mencanangkan agar seluruh dai berjuang sungguh-sungguh dengan ruh jihad fisabilillah untuk membentengi akidah umat Islam di berbagai penjuru Tanah Air, sekaligus untuk menggentarkan musuh musuh-musuh Islam,” tandas Usamah yang lantas mengundang Sheikh Khalid serta para imam Masjidil Haram untuk hadir dalam jambore tersebut.

Menanggapi hal itu, Sheikh Khalid mengungkapkan rasa haru sekaligus memuliakan apa yang akan dilakukan Parmusi. Ia pun berjanji akan memenuhi undangan tersebut serta mengajak imam dan muadzin Masjidil Haram untuk hadir dalam Jambore Nasional Dai Parmusi.

Pada akhir pertemuan, Sheikh Khalid yang duduk di kursi roda meminta Hafidzul Quran Sheikh Abdullah Kamil untuk memasangkan jubah imam kepada Usamah Hisyam yang disiapkan oleh Sheikh Khalid. []

Comments

comments