Penilaian Kota Layak Anak Depok Tertinggi se-Jawa Barat

ali Kota Depok Mohammad Idris saat menerima penghargaan Kota Layak Anak (KLA) kategori Nindya yang diserahkan oleh Menteri PP PA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Republik Indonesia Yohana Susana Yembise di Ballroom Swiss Bell Hotel, Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (23/07/17). (Foto : Jose/Diskominfo).

DEPOK – Saat ini Depok memegang nilai tertinggi se-Jawa Barat untuk Kota Layak Anak. Hal itu diungkapkan Walikota Depok Mohammad Idris saat ditemui usai pembukaan O2SN 2018 beberapa waktu lalu.

Wali Kota menerangkan, kriteria untuk menjadikan Depok sebagai Kota Layak Anak (KLA) tidak hanya dilihat dari pemberitaan media terkait dengan kasus-kasus yang terjadi pada anak-anak. Yang menjadi salah satu kriteria adalah adanya taman-taman diberbagai tempat yang diperuntukan untuk anak-anak.

“Saat ini, Depok sudah memiliki lebih dari 150 taman dengan berbagai ukuran. Taman-taman ini sudah diisi dengan macam-macam fasilitas. Kami juga sedang membangun taman terpadu di setiap kelurahan. Selain taman, kriteria lainnya adalah RW dan sekolah yang ramah anak. Diharapkan ketiga kriteria tersebut dapat mendukung terwujudnya Kota Layak Anak.”

Idris menerangkan, ada lima tingkatan untuk menjadi kota layak anak. Tingkatan tersebut diawali dari KLA Pratama, KLA Muda, KLA Nindya, KLA Madya dan KLA Utama. Saat ini Depok baru mencapai tingkatan ke-tiga, yaitu KLA Nindya. Semoga Depok bisa melalui semua tingkatan tersebut hingga menjadi Kota Layak Anak. []

Comments

comments