GES Kembali Lakukan Rangkaian kegiatan GGS di SMAN 9 Depok

DEPOK – Selasa (13/03/2018) Gebyar Ekonomi Syariah (GES) kembali melaksanakan rangkaian kegiatannya yaitu GES Goes to School (GGS). GES merupakan Event tahunan yang ada di Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) SEBI kali ini sudah memasuki tahun yang ke-12. GES merupakan salah satu acara dimana di dalamnya untuk mensyiarkan ekonomi Islam kepada masyarakat dan para pelajar yang ada di Indonesia. GES sendiri memiliki banyak rangkaian acara dan diantaranya ada lomba internal maupun eksternal. Lomba eksternal dikhususkan untuk para pelajar tingkat SMA/SMK sederajat, diantaranya ada Lomba Essay, Olimpiade tingkat Nasional dan lainnya.

Sedangkan GGS sendiri merupakan salah satu rangkaian kegiatan GES dimana kegiatannya adalah memberikan edukasi tentang Ekonomi Syariah ke sekolah tingkat SMA/SMK Sederajat. Dengan adanya GGS ini diharapkan para pelajar memahami tentang ekonomi islam sejak dini.

GGS kali ini bertempat di SMAN 9 Depok. Acara pertama adalah pembukaan oleh Rafif selaku MC yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Tilawah Al-Qur’an yang dibacakan oleh Dudi Supriyadi. Acara selanjutnya adalah sambutan-sambutan. Sambutan pertama dari perwakilan sekolah yaitu bu Endang selaku Wakil Kepala Sekolah SMAN 9 Depok. Sambutan yang kedua dari perwakilan panitia GES 12 yaitu Onky F Matulessy. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan tujuan GES, yaitu agar kita tahu konsep ekonomi Islam yang mana disyiarkan melalui acara GGS ini.

Selanjutnya masuk ke dalam inti acara yaitu Materi mengenai Ekonomi Islam oleh Muhammad selaku mahasiswa STEI SEBI. Dalam penyampaian materinya, Muhammad sendiri sedikit berdiskusi dengan para peserta mengenai apa itu Ekonomi Islam. Walau pun pada GGS kali ini adalah Siswa/I dari jurusan IPA, tapi tidak menghalangi mereka untuk bertanya lebih jauh mengenai Ekonomi Islam sendiri. Sehingga Siswa/I terlihat antusias dengan materi yang diberikan. “Ekonomi dalam Islam adalah sistem yang mengatur kebutuhan manusia sehari hari dengan sumber daya dibuat cukup oleh Allah swt ditengah hawa nafsu atau keinginan manusia yang tidak terbatas” ungkap Muhammad. (jml)

Comments

comments