Atasi Masalah Sampah, Pemkot Depok Optimalkan UPS

Salah satu UPS di Kota Depok. (Istimewa)

DEPOK – Volume sampah yang dihasilkan masyarakat Kota Depok yang mencapai 1.200 ton per hari membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melakukan berbagai upaya untuk mengatasinya. Salah satunya dengan memanfaatkan secara optimal Unit Pengolahan Sampah (UPS).

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, produksi sampah warga Depok mencapai 1.200 ton per hari dan yang baru diangkat ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung sebanyak 700 ton per hari. Untuk menangani masalah tersebut, Pemkot Depok sudah membangun 32 Unit Pengolahan Sampah (UPS) guna mengurangi pengiriman sampah ke TPA.

BACA JUGA:  Aplikasi SILO Permudah Warga Depok Urus Administrasi Kependudukan

“Dengan UPS yang sudah ada ini, mampu mengurangi volume sampah sebanyak 120 ton per hari. Selain itu, atas kerja sama dan kesadaran masyarakat, kita juga sudah membentuk bank sampah sekitar 500 unit dan bisa mengurangi sampah ke TPA sebanyak 90 ton per hari,” tutur Idris, usai kegiatan Bhakti Sosial Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (IKAL) RI di TPA Cipayung, Sabtu (10/03/2018) seperti dilansir situs resmi Pemkot Depok.

Lebih lanjut, ucap Idris, untuk mengatasi masalah sampah, pihaknya juga telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dengan menyediakan TPA regional Nambo. Menurutnya, sesuai dengan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan, sekitar 200 ton sampah per hari dari Kota Depok yang akan diangkut ke TPA

BACA JUGA:  Dompet Dhuafa Bukan Didirikan oleh Erick Thohir

“Untuk mengatasi persoalan sampah tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi perlu kesadaran dan kebiasaan masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Selain juga membiasakan diri untuk memilah sampah sebelum dibuang,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, pihaknya juga akan berupaya untuk memanfaatkan sampah sebagai sumber energi seperti listrik dan gas. Guna mewujudkan hal tersebut, pihaknya telah mengajukan ke Kementerian Lingkungan Hidup untuk menyampaikan kepada Presiden agar menerbitkan payung hukum dalam Peraturan Presiden (Perpres) terkait pengolahan sampah menjadi energi yang ramah lingkungan.

BACA JUGA:  The Power of Pensiun, Merancang Masa Pensiun Sejahtera

“Kita upayakan segera dikeluarkan Perpres tentang waste to energy agar tumpukan sampah di TPA Cipayung dapat diolah menjadi sumber energi yang dapat dimanfaatkan oleh warga,” tandasnya. []

Comments

comments