Yayasan Aku Ingin Sehat Fokus Kampanyekan Gizi Sehat Untuk Anak

Founder Yayasan Aku Ingin Sehat, Nydia Hari disela-sela sosialisasi gizi sehat di Cimanggis, Depok, Rbu (7/2/2018)

Anak-anak sebagai masa depan bangsa dan negara yang harus dipersiapkan dengan baik, dari gizi yang baik maka otomatis perkembangan otak dan pola berpikirnya juga akan sangat baik. Atas dasar tersebutlah Yayasan Aku Ingin Sehat fokus pada kampanye dan sosialisasi “Gizi Sehat, Anak Cerdas”.

Demikian ditegaskan Founder Yayasan Aku Ingin Sehat, Nydia Hari saat ditemui disela-sela kegiatan sosialisasi gizi sehat di Posyandu Bhineka, Mekarsari, Cimanggis, Depok. Setelah sebelumnya melakukan kegiatan yang sama di wilayah Tangerang Selatan dan wlayah Jakarta Selatan.

“Saya pribadi sangat prihatin dengan kondisi saat ini dimana gizi buruk semakin meningkat, masih banyak ketidakpahaman terutama dikalangan ibu-ibu muda tentang bagaimana gizi sehat yang harus dikonsumsi anak-anak sehingga pada banyak kasus bisa berakibat fatal pada anak,” jelas Nydia.

BACA JUGA:  Taufiek Bawazier: 80% Bahan Baku Plastik di Indonesia Masih Impor

Nydia mengatakan bahwa fokusnya bukanlah mengajari, tapi bercerita tentang pengalaman-pengalaman dari yayasan yang sudah melakukan roadshow dibeberapa kota dan mendapati bahwa sekitar 80 persen dari penyakit yang diderita anak berawal dari faktor makanan.

“Kalau bicara faktor makanan, berarti si anak memang sehat pada awalnya lalu karena faktor makanan yang kurang sehat sehingga menjadi penyakit. Tapi ada juga anak yang  bawaan dari lahir (kurang sehat-red) dan penyebabnya ketika si ibu hamil. Ketika hamil dan menkonsumsi yang kurang sehat maka akan berakibat ke anak,” tambahnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Depok Turut Salati Jenazah Korban Lion Air

Karena itulah dirinya mengaku terus mengkampanyekan masalah gizi sehat untuk anak ini, dimana di zaman yang serba instan ini, kaum ibu cenderung membeli makanan jadi.

“Padahal sejatinya, kaum ibu juga sebetulnya mengerti makanan sehat itu seperti apa, ikan itu proteinnya seperti apa, cuma masalahnya lebih memilih makanan instant karena faktor menghemat waktu. Disaat ibu mau meluangkan waktu lebih banyak untuk memasak sendiri makanan anaknya, maka gizi anak juga akan lebih terjamin dengan makanan yang tepat dan sehat,” tambahnya.

BACA JUGA:  Depok Canangkan Pembuatan 1 Juta Lubang Resapan Biopori

Nydia mengaku, melalui Yayasan Aku Ingin Sehat ini, harapannya adalah agar kedepannya anak-anak Indonesia memiliki gizi yang lebih baik dan para ibu bisa melahirkan anak-anak yang cerdas dan bisa dibanggakan.

“Dan dari proses yang sudah terjadi, komunikasi antara Yayasan Aku Ingin Sehat dengan para orang tua khususnya kaum ibu bisa terus terjalin bagus supaya bisa terus dikurangi tingkat penyakit (akibat salah konsumsi makanan) seperti yang kita temui selama ini,” pungkasnya. (San)

Comments

comments