Tips: Move On ala Muslimah

Kali ini kita akan bahas ‘Gimana sih caranya move on dari si dia?’. Yup, move on. Denger kata move on pasti tidak jauh dari yang namanya patah hati dan sakit hati. Dibalik usaha move on pastilah sesekali ada tangis saat tidak sengaja teringat si dia. Ntah teringat senyumnya, tawanya, candanya bahkan usil dan isengnya. Tapi sebagai muslimah, sedih itu tidak boleh terlalu larut. Karena sudah seharusnya sebagai muslimah, kita sadar bahwa yang bukan memang milik kita pasti lah akan diambil kembali. Jangankan pacar, jika sudah suami saja Allah berhak mengambilnya kapan saja. Di saat siap atau tidak siapnya kita menerima itu semua. Nah daripada berlarut dalam kesedihan mengingat dia yang belum tentu apa dia akan menjadi jodohmu kelak atau bukan, lebih baik kita move on~ Bagaimana caranya?

1. Perbanyak Istighfar

Kenapa istighfar? Karena dengan istighfar kita meminta ampun atas dosa yang telah diperbuat selama berpacaran. Semisal bergandengan tangan, jalan berdua, merangkul, memeluk, atau bahkan mencium pipi kanan pipi kiri. Cipika cipiki gitu deh. Dan banyak lagi yang tidak bisa dijelaskan apa saja yang mungkin dilakukan dua orang yang tengah berpacaran. Ya kan?

2. Mulai lah Shalat

Kok mulai shalat? Yaa mana tahu yang tadinya aktivis di dunia berpacaran jadi sering lalai shalatnya, ditinggalin, karena lagi asik berduaan sama si dia di tempat-tempat makan atau mall-mall, dan nonton. Jadi pas adzan tidak terdengar, sekalipun terdengar tidak jarang malah berpikir, “Ahh udahlah skip saja shalatnya. Lagi asik nyender sambil nonton nih sama dia.” Jadi setelah putus, kan tidak ada lagi yang menghalangi, jadi yaa shalatnya dibenerin. Huehehehe.

3. Mulai Shalat Sunnah

Sama seperti tadi. Cobalah lakukan shalat sunnah setelah shalat wajib. Sensasinya beda. Apalagi kalau lagi nangis-nangisnya, cengeng-cengengnya dan butuh sandaran. Semakin mantap sensasinya. Eits tapi bukan berarti nanti kalau udah move on shalat sunnahnya ditinggal yaa. Jangan. Tetap berusaha buat lakuin sebisa mungkin, yaa, shalihah..

4. Membaca Al Qur’an

Nah, membaca Al Qur’an itu menenangkan hati. Ditengah galau yang kita rasakan, ditengah dilema, putus asa, putus harapan, hati yang patah dan sakit, membaca Al Qur’an menjadi seperti layaknya penyembuh atau obat (Asy-Syifa). Karena memang seperti itulah sifat Al Qur’an sebenarnya. Yup, membaca Al Qur’an menjadi obat sangat ampuh di masa-masa seperti ini, membacanya beberapa kali dalam sehari perlahan menyembuhkan luka hati dan sangat mempermudah proses move on kita loh.

5. Perbanyak Dzikir

Kalian pasti tahu kan kalau dzikir itu adalah sebuah aktifitas ibadah umat Muslim untuk mengingat Allah. Di antaranya dengan menyebut dan memuji nama Allah, dan zikir adalah satu kewajiban yang tercantum dalam al-Qur’an. Dzikir yang paling utama yaitu kalimat Tahlil, ‘Laa Ilaaha Illallaah’. Udah pssti kalau kamu dzikir, kamu akan menjadi semakin mengingat Allah dan lupa mengingat dia. Tssaahhh!! Yaa gimana mau inget dia kan kalau hati saja sudah dipenuhi Asma Allah. Hehehehe..

Dan yang terakhir adalah …

6. Puasa Sunnah

Yup, ini adalah tips terakhir dari saya biar kalian semua bisa cepet move on. Dan cara ini insyaaAllah ampuh. Kita semua mengetahui, bahwa sejatinya puasa itu sendiri adalah menahan diri dari segala hawa nafsu, apapun itu bentuknya. Perasaan yang tadinya menggebu-gebu terhadap si dia, dalam segi apapun itu, kian lama kian memudar. Bahkan memikirkannya pun tidak sempat. Bukan tidak sempat, tetapi terdorongnya hati untuk berhenti memikirkan yang tidak sepantasnya dipikirkan akan mengalir begitu saja. Itu sebab puasa ini saya sarankan untuk semuanya, termasuk yang sedang berusaha move on alias melupakan si dia hehehe.

Itu saja dulu. Kalau kamu bisa memahami dengan baik dan perlahan melakukannya, maka kamu akan mendapatkan hasil yang terbaik lebih dari sekedar move on dari si dia. Mana tahu kan, niat awalmu hanya sekedar untuk mengobati luka hati, melupakan si dia, merelakan si dia, tetapi nanti yang ada malah Allah kirimkan pengganti yang jauh lebih baik darinya dari segala sisi baiknya. Atau bisa juga malah si dia kembali ke pelukan dengan sosok dirinya yang lebih baik dan bisa bersama-sama menjadi lebih baik lagi kedepannya. Sekian dan semoga bermanfaat ya muslimah semua..

-Gita Asmarani

Comments

comments