Semangat Hari Gizi Nasional 2018 di Sekolah Avicenna

Sekolah Dasar Avicenna Jagakarsa dan UKS Sekolah Avicenna Jagakarsa bekerjasama dengan Komite Sekolah SD memperingati Hari Gizi Nasional 2018 yang ke 58 bertema “Healty Food”, 23 Februari 2018. Kegiatan berjalan dengan sangat baik dan anak-anak pun juga sangat antusias.

Dalam sambutan pembukaan, Kepala Sekolah menjelaskan tentang pentingnya sarapan pagi sebelum beraktivitas, karena masih banyak anak-anak yang mengeluh sakit seperti pusing dan lemas. Sarapan yang bergizi sempurna tentu dapat menambah daya tahan tubuh dalam kegiatan belajar di Sekolah. Maka dalam kegiatan Hari Gizi Nasional 2018 ini sesuai dengan tema “Healty Food”, dibagikan sarapan kepada anak-anak untuk disantap bersama-sama.

BACA JUGA:  IITCF Imbau Masyarakat Hati-hati Alokasikan Dana ke Travel

Gizi yang sempurna sangat dibutuhkan oleh anak-anak dengan usia dini, agar terhindar dari Gizi yang buruk maka patut bagi orang tua untuk memperhatikan jenis-jenis asupan makanan yang dimakan si buah hati. Peringatan hari gizi nasional itu masih sangat dibutuhkan, karena dapat memberikan turunnya angka gizi buruk.

“Di Indonesia sangat dibutuhkan sekali peringatan hari gizi nasional, karena menurut informasi yang dilontarkan oleh World Health Organization atau yang biasa disebut WHO, bahwa gizi anak-anak di Indonesia itu masih terbilang buruk, karena antara tinggi dan berat badan anak-anak Indonesia masih belum dapat dikatakan ideal. Jadi, Hari Gizi Nasional haru digerakan dan dilakasanakan secara nyata yaitu dengan cara pemberian makanan bergizi kepada anak-anak. Karena dengan gizi yang baik maka kecerdasan anak-anak baik, berkarakter unggul dan berjiwa sehat. Faktor ekonomi pun juga sangat berpengaruh bagi baik dan buruknya gizi pada anak. Sekali lagi, peringatan hari gizi nasional sangat penting bagi Bangsa Indonesia agar anak-anak Indonesia terus tumbuh menjadi anak-anak yang hebat,” ujar Ibu Siti Fatimah.

BACA JUGA:  Zizara Gagas Ajang Cari Bakat "Face Of Muslimah"

Belum lama ini saudara kita di Kabupaten Asmat, Papua terserang Gizi Buruk yang sangat memperihatinkan bahkan sampai meregang nyawa si penderita gizi buruk ini. Ini mungkin karena buruknya faktor pemberian makanan bergizi di Asmat Papua karena masalah krisis pangan di Asmat.

“Mungkin kejadian gizi buruk pada Suku Asmat Papua karena kurangnya sarana dan prasarana untuk mencapai ke lokasi tersebut, sehingga krisis pangan bisa terjadi disana. Tapi Allhamdullilah, sekarang pemerintah sudah bergerak dan membenahi kasus gizi buruk di Suku Asmat,” ujar Ibu Rima selaku Ketua Komite SD.

BACA JUGA:  Ramadhan Berbagi, Jurnalis Muslim Santuni Yatim, Dhuafa, dan Janda

Semoga dengan diadakannya kegiatan “Healty Food” di Sekolah Avicenna Jakagarsa, dapat membantu mencetak generasi anak Indonesia baik dan berjiwa sehat. Serta dapat mendukung penuh Peringatan Hari Gizi Nasional disetiap tahunnya.[]

Comments

comments