Kenali Gadgetmu dan Kenali Dirimu

(Istimewa)

Memiliki gadget tentu sah dan tidak salah, gadget kini bukan lagi menjadi barang tersier, bahkan untuk sebagian orang telah mejadi kebutuhan primer. Gadget boleh saja kita sebut pelengkap, dengan fungsi melengkapi kehidupan profesional dan keseharian kita. Kesalahan terjadi apabila gadget beralih fungsi menjadi esensi dalam hidup. Saat ini kita memasuki era gadget. Gadget ini mempengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan kita.

Ada yang pernah tahu kalau Gadget bisa menyebabkan kecanduan ? jika gadget sudah tertinggal dirumah seperti kehilangan dunia dan segalanya. Sekarang apakah kita pernah berfikir berapa lama kita berada didepan gadget ? Yap, kita sering tiba tiba melihat gadget, tidak ada angin tak ada hujan atau maksud saya dering chat atau apapun itu kita suka untuk melihat gadget kita.

Ketergantungan pada gadget muncul karena kebiasaan kita dalam menggunakan dan memainkannya. Itulah yang menyebabkan kualitas otak kitapun ikut menurun, otak kita tidak bisa terfokus dengan apa yang kita kerjakan, waktu yang telah dihabisi tak terasa, dan kitapun tak sadar sudah berapa lama di depan gadget, hanya sekedar iseng tanpa ada kepentingan. Otak kita kadang membenarkan apa yang kita kerjakan. “Tak masalah, karna kita melihat konten konten yang positive.”

Kenalilah secepatnya diri kita, apakah termasuk dalam kecanduan gadget atau tidak. Karna banyak sekali dampak negatif yang disebabkan oleh gadget. Dampak negatif tersebut dapat dilihat dari segi kesehatan, sosial, maupun ekonomi. Dari segi kesehatan, radiasi yang dipancarkan oleh gadget dapat menyebabkan kerusakan mata dan ketulian, serta meningkatkan risiko penyakit kanker (Nurdiani, 2013).

Sementara itu, dari segi sosial, penggunaan gadget menyebabkan menjadi kurang bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Hal ini dikarenakan para remaja terlalu asyik saat menggunakan gadget-nya sehingga tidak memedulikan orang lain yang ada di sekitarnya. Terlalu asyik dengan gadget juga menyebabkan para remaja menjadi malas untuk belajar karena seluruh waktunya hanya difokuskan bagi gadget.

Dampak negatif penggunaan gadget dari segi ekonomi adalah berkembangnya konsumerisme di kalangan remaja. Hal ini disebabkan oleh keinginan para remaja untuk terus membeli gadget terbaru dalam rangka mengikuti perkembangan. Selain itu, para remaja juga menjadi lebih boros untuk biaya operasional gadget. Biaya operasional tersebut mencakup pembelian pulsa, biaya menyervis, dan pembelian aksesoris untuk gadget (Oktaviani, 2011).

Sebenarnya juga banyak dampak positive dari gadget seperti memudahkan untuk berkomunikasi, membangun kerjasama, dan banyak hal lainnya, tapi gunakanlah gadget sewajarnya saja, tidak menjadi inti dari kehidupan. Bijaksanalah dalam pemakaiannya dan hargailah waktu yang kita miliki. Fokuslah terhadap sesuatu yang ingin kita cari di Internet atau media sosial. Latihlah otak kita untuk memfokuskan kepada tujuan dan hal positif dari gadget.

Ditulis oleh: Amalina, Mahasiswa STEI SEBI

Comments

comments