Sistem Pembelajaran Dalam Institusi Perguruan Tinggi

DEPOK – Pembelajaran adalah hal terpenting dalam pendidikan formal. Dalam sebuah institusi pendidikan, khususnya perguruan tinggi memiliki sistem perbedaan segi metode pembelajaran, itulah yang diterapkan di universitas maupun politeknik. Hal ini akan meyiapkan sesuatu untuk Mahasiswa yang memiliki kompeten.

Sistem yang ada di universitas dan politeknik memiliki perbedaan dalam metode, hal inilah yang di simpulkan oleh kedua kampus terdekat yang ada di Depok, Jawa barat. Seperti halnya dengan Universitas Indonesia dan Politeknik Negeri Jakarta, Kedua kampus tersebut memiliki sistem pembelajaran yang berbeda.

Di dalam universitas metode pembelajaran memang banyak teori yang diajarkan dibandingkan praktik, Akan tetapi pendapat itu tidak seutuhnya benar. ‘’ Bahwa di universitas belum tentu ada teori semua yang akan diajarkan dibanding praktiknya sedikit, akan tetapi pembelajaran teori dan praktik itu berimbang tergantung fakultas dan jurusan yang diikuti mahasiswa,” terang Iis Aprianti Dosen Universitas Indonesia Fakultas Ilmu Komputer.

Hal itu pun sama yang diugkapakan oleh William Gates Mahasiswa Universitas Indonesia. “bahwa universitas itu belum tentu teori semua ada praktiknya,” ujarnya

Berbanding terbalik yang ada di politeknik, di dalam pembelajaran politeknik lebih mengutamakan praktik dibandingkan dengan teori. “Politeknik itu konsep pendidikan utuk siap bekerja maka dia selalu terkait dengan industri biasa yang diajar oleh praktisi dan teori nya 20% sedangkan paraktinya 80%,” terang Nestor Rico Tambunan dosen politeknik negeri jakarta jurusan teknik grafika dan Penerbitan.

Hal sama yang diungkapakan oleh Risqi Tri Yuniastuti, Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta. “ Bahwa di politeknik lebih banyak praktik dibandingkan teori,” ujarnya

Untuk itu, calon mahasiswa yang ingin melajutkan ke perguruan tinggi mana yang cocok buat kalian untuk kebutuhan di dalam melanjutkan pendidikan serta pembelajaran di dalam melantjutkan ke jenjang perguruan tinggi setelah lulus sekolah nanti. (Isal Faisal)

Comments

comments