Potensi Indonesia Menjadi Awal Kebangkitan Peradaban Islam

(Istimewa)

Islam mempunyai pengaruh besar dalam membangun peradaban di dunia. Bagaimana ketika sepertiga bumi ini dikuasai oleh umat Islam membawa banyak pengaruh dalam berbagai aspek kehidupan. Sejarah mencatat banyak penemuan-penemuan atau keilmuan yang dipakai pada zaman sekarang merupakan hasil dari pemikiran orang-orang barat, Padahal jauh sebelum ilmuan barat menemukannya, ilmuan muslim sudah lebih dahulu menemukan dan mempraktekannya.

Islam mempunyai lima fase kehidupan, seperti dalam sebuah hadist:
“Akan datang kepada kalian masa kenabian, dan atas kehendak Allaah masa itu akan datang. Kemudian, Allaah akan menghapusnya, jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu akan datang masa Kekhilafahan ‘ala Minhaaj al-Nubuwwah’dan atas kehendak Allah masa itu akan datang. Lalu, Allaah menghapusnya jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu, akan datang kepada kalian, masa raja menggigit (raja yang dzalim), dan atas kehendak Allaah masa itu akan datang. Lalu, Allaah menghapusnya, jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu, akan datang masa raja diktator (pemaksa), dan atas kehendak Allaah masa itu akan datang, lalu Allaah akan menghapusnya jika berkehendak menghapusnya. Kemudian, datanglah masa khilafah ‘ala Minhaaj al-Nubuwwah (khilafah yang berjalan diatas kenabian). Setelah itu, beliau diam” (HR. Imam Ahmad)

Dengan melihat potensinya baik dari aspek letak geografis, potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, karakter masyarakat, stabilitas ekonomi, dan pertumbuhan dakwahnya Indonesia banyak diberi harapan oleh negara-negara Islam di dunia. Ini disebabkan karena heterogennya Indonesia menjadikan Indonesia dinilai lebih mampu menangani masalah keumatan dan lebih banyak belajar dari pengalaman dalam menangani masalah sebelumnya.

Indonesia merupakan sebuah Negara kepulauan terluas di dunia . sebagai suatu Negara kepulauan , indonesia terletak pada kawasan yang strategis. Berdasarkan letak geografisnya indonesia terletak di antara dua benua yaitu benua Asia dan benua Australia, serta di antara dua samudera yaitu samudra Hindia dan samudera Pasifik. Secara astronomis , Indonesia terletak pada 6° LU – 11° LS dan 90° BT – 141° BT. letak strategis ini yang menjadikan Indonesia sebagai jalur perlintasan perdagangan antara benua dan antara samudera.

Selain itu, Sumber daya alam dan energi yang terdapat di indonesia sangat beragam mulai dari sumber daya alam yang dapat di perbaharui (renewable resources) dan sumber daya alam yang tidak dapat di perbaharui (unrenewable resources). Sumber daya alam yang dapat di perbaharui contohnya hutan, pertanian, perternakan, perikanan, dll. Sedangkan, sumber daya alam yang tidak dapat di perbaharui misalnya logam, minyak , gas , dan lain-lain.

Kekayaan suber daya alam di Indonesia bisa di temukan dalam berbagai sektor, mulai dari sektor kekayaan hasil tambang yang terdapat sangat banya dan beragam. Dari sektor kekayaan hasil pertanian berupa tanaman palawija, sayur mayor. Dari sector energy terdapat minyak bumi, gas alam, batu bara, dan energy alternative lain. Dari sector kehutanan terdapat berbagai jenis banyak jenis tumbuhan dan hutan. Dari sector hasil kelautan , Indonesia menyimpan jutaan jenis ikan dan terumbu karang serta kekayaan laut lainnya.

Dengan kekayaan sumber daya alam yang relatif melimpah, semestinya pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa lebih tinggi, bahkan bisa mencapai pertumbuhan ‘double digit’. Saat ini, pendapatan per kapita Indonesia sekitar 3.500 dolar AS, dengan pertumbuhan ekonomi yang relatif tinggi, yakni 5,5 persen.

Tidak hanya dari sumber daya alamnya saja yang bagus dan beragam , Sumber daya manusianya pun sudah mulai bisa di anggap berkualitas, Setidaknya itu tecermin pada laporan World Economic Forum (WEF) yang dirilis Rabu (13/9). Dalam laporan berjudul Global Human Capital Report 2017, yang mengkaji kualitas SDM di 130 negara berdasarkan sejumlah indikator yang dipakai, Indonesia berada di urutan ke-65, naik tujuh peringkat jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Indonesia merupakan Negara kepulauan yang wilayahnya di huni oleh berbagai etnis dengan adat istiadat yang beragam. Karakteristik budaya tiap etnis tersebut pun sangat unik . Hildred Geertz menyebutkan bahwa di indonesia terdapat lebih dari 300 suku bangsa yang berbeda beda . skinner menyebutnya lebih dari 35 suku bangsa. Sementara itu, sutan takdir alisyahbana memperkiraanbahwa ada sekitar 200-250 suku bangsa. Selain suku bangsa , masyarakat indonesia juga terdiri atas masyarakat dengan bahasa dan identitas agama yang berbeda beda.

Masyarakat indonesia juga dapat di bagi atas kelompok kelompok masyarakat kelas atas, kelas menengah , dan kelas bawah. Setiap kelompok masyarakat ini juga memiliki pola perilaku dan budaya yang sedikit banyak berbeda. Bukan itu saja, kenyataan menunjukan bahwa indonesia juga di diami oleh para pendatang yang berasal dari berbagai ras dan suku bangsa yang berbeda dari berbagai penjuru dunia.

Melihat dari keadaan perekonomian indonesia semakin bertambah tahun semakin membaik. Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) menganggap kondisi ekonomi pada kuartal II-2017 stabil. Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi RI tumbuh 5,01%, sama seperti kuartal sebelumnya. . “Kinerja ekonomi Indonesia triwulan kedua ini bisa dikatakan stabil, namun terbuka peluang untuk ditingkatkan,” kata Wakil Ketua KEIN Arif Budimanta dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/8/2017). Laporan itu juga menunjukkan telah terjadi perlambatan pada pertumbuhan ekspor, yang hanya mencapai 3,36%. Sedangkan pada triwulan 1-2017 angkanya cukup tinggi, yaitu 8,21% (YoY). Sementara faktor pendorong pertumbuhan lainnya bergerak positif.

Saat ini Indonesia menjadi negara dengan mayoritas muslim, dilihat dari data pemeluk agama bahwa jumlah pemeluk Islam berada diatas persentase 80%, jumlah yang cukup banyak dan menjadi potensi kekuatan umat Islam dalam membangun dan mengembalikan kejayaan Islam. Dalam membangun peradaban dibutuhkan pasukan yang banyak dan kuat, seperti yang telah dicetak oleh generasi kegemilangan Islam sebelumnya.

Pertumbuhan dakwah di Indonesia ditandai dengan mulai masuknya nilai-nilai Islam dalam aspek kehidupan walaupun belum menyeluruh. Seperti mulai masuknya dakwah Islam di bidang sosial, politik, dan ekonomi. Ini untuk membuktikan bahwa Islam bukan agama yang mengajarkan terpisah antara dunia dan akhirat, atau hanya agama yang mengajaran tentang ibadah saja. Tapi Islam mengajarkan tentang semua yang ada dalam kehidupan sekecil apapun hal itu.

Penanaman nilai-nilai Islam pada bidang tersebut akhirnya membuat kebiasaan baik di masyarakat. Salah satu contoh pertumbuhan dakwah sekarang yang sudah menjadi hal biasa di Indonesia adalah penggunaan hijab. Bagaimana dulu wanita berhijab sering mendapat tantangan entah di sekolah, di kampus, di tempat kerja, atau di lingkungan. Namun sekarang, hampir semua wanita Islam yang ditemui saat ini sudah memakai hijab malah cenderung menjadikannya fashion.

Indonesia merupakan Negara yang memiliki kekayaan dan sumber daya yang sangat bagus. letak geografis yang sangat strategis sehingga memiliki banyak kelebihan. Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat beragam dan banyak sehingga mempunyai banyak kekayaan. sumber daya manusianya yang sekarang semakin meningkat kualitasnya dan sudah mulai bisa bersaing di dunia internasional. dengan jumlah penduduk mayoritas muslim , pertumbuhan ekonomi yang stabil dan ekonomi syariahnya yang sedang tumbuh, wilayah Indonesia yang strategis, dinamika politik yang dimiliki, karakter masyarakat yang beragam, serta pertumbuhan dakwahnya yang meningkat.

Hal ini yang yang menjadi modal utama dan menjadi daya tarik negara-negara Islam lain, karena potensi yang dimiliki Indonesia cukup diperhitungkan untuk menjadi negara yang mengawali kebangkitan Islam selanjutnya. Tinggal bagaimana kesiapan Indonesia untuk menjawab harapan Negara Islam lain.

Ditulis oeh: Agus Sulaeman, mahasiswa STEI SEBI

Comments

comments