Karyawan Pemalas Adalah Calon pengusaha Sukses?

Oleh : Ripa Syamrotul Puadah

Ini adalah sebuah kekonyolan, bagaimana mungkin seorang pengusaha sukses adalah seorang pemalas, bukankah kesuksesan itu selalu berbanding lurus dengan kerja keras, cucuran keringat bahkan air mata sekalipun, kita tahu bahwa kegigihan yang pantang menyerah adalah modal utama yang umum orang bicarakan, tatkala di hadapkan pada sebuah topik kesuksesan seorang pengusaha.

Ya itulah pengusaha lain halnya dengan karyawan atau pekerja, tetapi apakah mereka juga bisa menjadi seorang pengusaha??

Jawabannya bagaimana tidak seorang karyawan atau pekerja bisa menjadi seorang pengusaha, jika selama ini dia telah merasa nyaman dengan rutinitas kerja yang biasa mereka lakukan itu yang notabene adalah fikirannya hanya bagaimana dia bisa bekerja dengan baik dan bisa menyelesaikan setiap tugas yang di instruksikan atasannya, kemudian mendapat upah yang layak, tunjangan, prestasi dan lain-lain.

Kemudian salahkah yang mereka lakukan itu? Tentu saja tidak. Memang seharusnya ketika bekerja harus seperti itu. Lalu dimana letak masalahnya dan apa kaitannya pula dengan judul bahasan kita diatas tadi?

Mari kita cermati secara seksama.Dari paparan diatas dapat kita lihat baik pengusaha sukses ataupun karyawan atau pekerja atau siapapun itu secara umum kerja keras dan kesungguhan adalah modal yang harus sama-sama mereka miliki. Tetapi ini akan menghasilkan sesuatu yang berbeda tatkala mereka di persamakan dengan hasil akhir kerja mereka.

Nah sekarang kita focus dengan cara berfikir seorang karyawan atau pekerja, maka dengan cara berfikir mereka seperti diatas tadi otomatis hari-harinya akan diisi dengan sebuah rutinitas kerja yang tiada henti dan mereka nyaman dengan hal yang demikian dengan alasan-alasan yang mereka buat sendiri. Namun itu semua tidaklah berlaku bagi mereka karyawan atau pekerja atau siapapun yang memiliki sifat pemalas,tatkala dihadapkan pada sebuah rutinitas kerja, jiwanya berontak dan lama kelamaan akan timbul rasa bosan dan jenuh dalam bekerja, maka dari sinilah imajinasinya berkembang kemudian berfikir “Bagaimana aku bisa mendapatkan uang atau penghasilan tanpa harus melalui sebuah rutinitas kerja yang membosankan itu?”dan dari hanya sekedar imajinasi tadi lama kelamaan itu akan tumbuh menjadi bibit-bibit kreativitas.

Tetapi demikian jangan salah bahwa tidak setiap karyawan atau pekerja yang punya kreativitas otomatis akan menjadi seorang pengusaha yang sukses melainkan ada banyak tahapan yang harus dilalui dan juga keberanian tentunya.

Adapun sifat pemalas tadi adalah sebuah metode kerja bukan sebuah kerangka kerja ataupun alur kerja yang dengan metode kerja demikian seorang yang tadinya karyawan atau pekerja seiring berjalannya waktu menjelma menjadi seorang pengusaha yang sukses dengan sifat pemalasnya tadi tak henti-hentinya berinovasi untuk menemukan ide-ide usaha baru juga variasi produk baru yang sehingga usahanya terus berkembang dan tidak stagner pada satu titik tertentu,

Comments

comments