Benarkah Orang yang Sudah Mati Bisa Bangkit Menjadi Hantu?

Ilustrasi pemakaman. (Istimewa)

Benarkah manusia yang sudah mati bisa bangkit menjadi hantu gentayangan seperti cerita yang yang tersebar luas di mayoritas masarakat kita?. Bahkan cerita tentang hantu di masyarakat kita bagian warisan kebudayaan, masalah yang seperti inilah yang pelu kita luruskan di kalangan masyarakat kita, dan bahkan mungkin banyak di kalangan masyarakat kita yang menganggap masalah yang seperti itu adalah masalah yang kecil justru ini adalah penyimpangan yang sangat berbahaya.

Jadi dalam artikel yang sederhana ini saya akan meyampaikan beberapa referensi dari buku yang disusun oleh Syifaur Rahmah. S. Pdi. Dengan judul buku, Bahkan Malaikat Pun Ingin Jadi Manusia. Siapakah hantu itu sebenarnya ?. Istilah “hantu” tidak kita temukan dalam referensi. Dalam bahasa yang terdapat dalam Al Qur ‘an maupun al hadist. Kata ini murni dari bahasa Indonesia yang lebih merupakan kata terjemahan dari istilah yang di sebutkan Kitab suci maupun hadist nabi sebagai “syaithon”. Dan dalam bahasa kita selain di artikan setan lebih populer di kalangan masyarakat dengan nama “hantu”.

Jadi teman-teman perlu kita ketahui bahwa setan (dari bangsa Jin) punya banyak cara menyesatkan keyakinan manusia, termasuk membuat manusia percaya bahwa orang yang sudah mati bisa bangkit dari alam kubur lalu menjelma sebagi hantu. Bahkan trik setan yang ini banyak menggoyah keyakinan manusia. Dengan trik mengubah dirinya menjadi orang yang sudah mati beberapa waku atau hari yang lalu ketayangan di sekitar kubur atau di daerah sekitarnya, bahkan setan tidak segan-segan merubah dirinya menjadi almarhum lalu menampakkan dirinya dengan wajah yang begitu menyeramkan pada orang-orang yang tertentu, dan penampakan inipun di singkapi manusia sebagai roh almarhum yang ketayangan, lalu di yakini oleh beberapa masyarakat kita bahwa manusia yang sudah mati bisa bangkit kembali dan menjadi hantu atau roh orang yang ketayangan. Tidak cukup sampai disana saja, bahkan setan juga membangun mitos bahwa dengan keangkeraan suatu wilayah dengan menampakkan dirinya dengan wujud yang meyeramkan, misalnya pada bangunan kosong, tempat rimbun atau tempat yang jarang sekali di datangi orang.

Dengan manusia meyakini itu semua maka berkuranglah keyakinan manusia bahwa tiada yang patut di takuti selain Allah sebagi satu-satunya Dzat yang patut di takuti, melain kan mereka juga takut akan hantu yang wajah nya meyeramkan dan itu lah yang membuat berkurangnya ketakutan kepada Allah.

Dan perlu kita ketahui, bahwa setan itu memiliki kemampuan, dan kemampuan inilah yang menjadi senjata setan menggoda dan mempengaruhi manusia.

Setan bisa masuk kedalam tubuh manusia, ini adalah salah satu kemampuan setan, bisa masuk kedalam tubuh manusia dan kemampuan setan ini yang bisa di kenal di oleh masyarakat kita dengan istilah “kerasukan”.

Selanjutnya setan juga dapat mencuri informasi dari langit. Akan tetapi informasi yang setan curi dari langit hanya sebagian saja dan bahkan sepotong-sepotong. Akan tetapi hal itu tidak berlangsung lama setelah Nabi “Muhammad saw” di lahirkan Allah memperkuat penjagaan di setiap langit.

“ Kami ( Allah ) menjaganya ( langit ) dari tiap-tiap setan yang terkutuk. Kecuali setan yang dapat mencuri-curi ( berita ) yang dapat di dengar ( dari malaikat ). Kemudian di kejar dengan semburan api yang terang . ( QS. Al-Hijr:17-18 )

Dan terahir setan juga dapat merubah wujud menjadi apa saja yang dia inginkan. Kemampuan setan yang inilah yang paling banyak membuahkan hasil baginya karena dengan kemampuan ini banyak sekali umat manusia yang tertipu olehnya, seperti kisah pada Nabi Nuh as, setan merubah wujud menjadi manusia dan meyuruh manusia membuat patung untuk di sembah dan menduakan Allah, dan kisah pada waliyullah Syekh Abdul Qadir Al Jaelani, ketika beliau sedang berzikir setan datang padanya dan mengatakan dirinya adalah Tuhan lalu meyuruh beliau berhenti berzikir akan tetapi beliau langsung meludahinya dan tidak percaya karena bertentangan dengan Al Qur’an dan hadist. Dan tidak hanya itu saja masih banyak bukti dan kisah lain baik pada zaman Nabi dan Rosul, dan bahkan pada zaman wali-wali Allah. dan pada zaman kita sekarang ini setanpun datang dengan merubah wujud mereka seperti hantu yang menyeramkan.

Intinya adalah “orang yang sudah mati tidak bisa hidup kembali”

Mungkin kita semua tau tentang sabdanya Rasulullah : “Jika anak adam meninggal , maka amalnya terputus kecuali yang tiga perkara, sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang yang selalu mendoakanya” ( HR Muslim )

Jadi kita bisa mengambil kesimpulan, bahwa semua amalnya terputus bahkan untuk bangkit beribadah dan berdo’a saja dia tidak mampu, apalagi dia bangkit menjadi hantu dengan wajah yang menyeramkan lalu menakuti-nakuti manusia.

-Wawan Rizki

Comments

comments