RSIA Bunda Aliyah Depok Menempatkan NICU dan PICU sebagai Produk Unggulan Utama

Gedung RSIA Bunda Aliyah Depok tampak dari luar (foto:BKarmila)

DEPOK – Rampungnya pembangunan RSIA Bunda Aliyah yang telah dikerjakan selama dua tahun ini, merupakan Kabar baik bagi masyarakat khususnya warga kota Depok dan sekitarnya karena RSIA Bunda Aliyah yang berada di Jalan Kartini, No. 2 Pancoran Mas Depok pada Selasa, (19/12/2017) mengadakan soft opening yang dihadiri oleh walikota Depok Mohammad Idris bertempat di lobby RSIA Bunda Aliyah, kota Depok Jawa Barat.

Dalam sambutannya Mohammad Idris, selaku Walikota Depok menyambut baik atas keberadaan RSIA Bunda Aliyah dan Walikota berharap agar RSIA Bunda Aliyah menjadi bagian daripada pengembangan untuk pembangunan kesejahteraan masyarakat. “RSIA Bunda Aliyah ini menjadi salah satu rujukan khususnya picu dan nicu, RSUD saat ini memang kita belum tapi sudah kita siapkan tempat nicu dan picu untuk tahun depan In Shaa Allah sudah dapat beroperasi,” ujarnya.

BACA JUGA:  Rumah Zakat Depok Optimalisasi Posyandu di Kelurahan Mampang

Mohammad Idris mengucapkan terimakasih kepada RSIA Bunda Aliyah yang telah menyiapkan kapasitas nicu picu sebanyak 32 ruangan, “Harapan kami, semoga kita bisa jalin kerjasama kita khususnya kerjasama sosial yang saya kenal banget dengan dr. Diana bagaimana kegiatan sosial dari rumah sakit ini sehingga perhatian kita kepada masyarakat sekitar, khususnya Depok bisa kita lakukan dalam rangka cita cita harapan dan mimpi kita kota Depok yang unggul nyaman dan religius, “imbuhnya.

Pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh dr. Diana Abbas Thalib, MARS (foto: BKarmila)

Pada kesempatan yang sama dr. Diana Abbas Thalib, MARS, selaku Direktur utama sekaligus pemilik RSIA Bunda Aliyah ini mengatakan bahwa grand opening secara keseluruhan fasilitas RSIA Bunda Aliyah cabang kedua ini akan diadakan pada 16 Januari 2018. Awalnya RSIA Bunda Aliyah menspesialisasikan berkeunggulan di gawat darurat bayi dan anak, dan fetomartenal untuk mendeteksi kelainan janin dan kelainan kehamilan sejak dini.

BACA JUGA:  KNPI Bersama Tidar dan Yayasan Aku Ingin Sehat Sambangi Lokasi Banjir di Depok

“Itu memang dua produk keunggulannya, produk kami di Jakarta kami bawa juga di Depok. Kami akan menempatkan nicu dan picu itu sebagai unggulan utamanya. Jadi ibu-ibu yang melahirkan akan merasa lebih aman kalau ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Kapasitas picunya bisa sekitar 30 bayi, nicu itu dibawah satu bulan,” ungkap dr. Diana.

Menurut dr. Diana Abbas Thalib, MARS, RSIA Bunda Aliyah cabang Depok memiliki luas tanah 4850 meter, dan luas bangunan 10.000 meter, dengan fasilitas yaitu: Poli Kandungan, Poli Anak, Poli Tumbuh Kembang, Poli Gigi dengan fasilitas penunjang seperti Radiologi USG 4 Dimensi, kamar operasi, ruang bersalin dan lainnya.

BACA JUGA:  Penambahan Dapil, Perlukah ?

“SDM pun kami ambil yang sudah berpengalaman, sesuai dengan bagian yang ditempatkan. Saat ini sudah ada 40 orang dokter, sebagian sudah keluar SIP nya dan sebagian dalam proses pengurusan dari berbagai spesialis dan disiplin ilmu kedokteran, “jelas dr. Diana yang juga sebagai isteri dari Hidayat Nur Wahid Wakil Ketua MPR RI 2014-2019.

Menjawab tentang apakah RSIA Bunda Aliyah menerima pasien BPJS dr. Diana mengatakan, “Dari awal kami mengajukan kerjasama dengan BPJS, saat ini sedang on process, karena kita baru keluar izin dari dua hari yang lalu kemudian mengajukan pengajuan untuk menjadi rekanan BPJS. Kalau sudah keluar kami langsung publish bahwa kita sudah siap BPJS seluruh fasilitas, “ucapnya. (BKarmila/Depokpos)

Comments

comments