Proses Cepat, Ahli Waris Terima Santunan Kematian dalam 1 Hari

Kepala Seksi Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kota Depok, Otong Sudarya (ketiga dari kiri), saat memberikas santunan kematian pada ahli waris di lantai 1 Balai Kota Depok, Senin (18/12/2017).

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok menyalurkan dana santuan kematian tahap kelima bagi warga prasejahtera. Pencairan dana tersebut diserahkan langsung kepada 458 ahli waris yang masing-masing mendapat Rp 2 juta. Untuk pengambilan santunan kematian sudah dimulai sejak 18 Desember hingga 22 Desember 2017.

Kepala Seksi Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kota Depok, Otong Sudarya mengatakan, mekanisme pencairan yang dilakukan para ahli waris mendapat surat dari Dinsos. Selanjutnya mereka akan mendapat cek dari Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok yang dapat dicairkan langsung di Bank BJB.

“Ahli waris dapat langsung menerima uang dalam satu hari, prosesnya cepat,” tuturnya saat ditemui di lantai 1 Balai Kota Depok, Senin (18/12/2017).

Dikatakannya, penyerahan dana santunan kematian merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Wali Kota Depok Nomor 903/352/kpts/dinsos/Huk/2017 tentang penetapan penerimaan bantuan sosial yang tidak terencana dalam program santunan kematian. Menurutnya, tidak ada perubahan mekanisme dan persyaratan untuk mendapatkan layanan ini. Semua persayaratan tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Apabila yang mengajukan tidak memiliki persyaratan minimal Kartu Tanda Penduduk (KTP), kita bisa lihat nomor induk keluarganya. Kalau nama dia ada di Panduan Data Basis Terpadu (PDBT) sebagai orang miskin, bisa kita berikan,” terangnya.

Penyeleksian sendiri, jelas Otong, dilakukan oleh tenaga sosial kecamatan dan tim verifikasi dari masing-masing kelurahan. Meskipun begitu, verifikasi yang dilakukan benar-benar valid sehingga santunan tepat sasaran.

“Tidak ada seleksi dari Dinsos, kami tinggal terima sejumlah berkas yang diberikan dari kelurahan,” ucapnya.

Dia menambahkan, diharapkan dengan dana santunan yang diberikan dapat dimanfaatkan oleh ahli waris dengan baik. Tentunya untuk pemenuhan kebutuhan almarhum baik untuk penataan makam maupun untuk keperluan lainnya.

Comments

comments