Kesempatan Itu Datang Lebih Dari Satu Kali

Setiap manusia itu memiliki waktu yang sama, yaitu 24 jam. Akan tetapi dalam memanfaatkan waktu tersebut berbeda beda. Ada yang memang benar benar dimanfaatkan, ada juga yang acuh terhadap waktu tersebut.

Terkadang ada orang yang sibuk terhadap pekerjaan mereka, hingga larut dalam pekerjaan mereka, dan ada pula orang yang santai santai akan kondisi yang dialaminya, hingga terbuai dengan kenikmatan kenikmatan belaka.

Memang tidak ada salahnya bagi orang orang yang sibuk akan pekerjaannya dan orang orang yang terbuai akan kondisi yang ada. Karena mereka memiliki prinsipnya masing masing.

Jika kita pahami lebih dalam, ketika kita hidup di dunia ini, sangatlah banyak kesempatan itu datang kepada setiap orang. Akan tetapi apakah dari setiap orang mampu mengambil dan memanfaatkan kesempatan itu? Jawabannya ada pada diri setiap orang itu sendiri. Jika banyak dari orang yang mengatakan bahwa kesempatan itu datang hanya satu kali. Oleh karena itu banyak dari orang yang mengambil dan memanfaatkan kesempatan itu.

Kesempatan itu hanya datang satu kali, dan itu tidak akan datang kembali. Jika hari ini adalah milik kita maka manfaatkan hari ini sebaik baiknya. Jika kita memiliki kesempatan melakukan amalan sholih di pagi hari maka manfaatkanlah itu, jangan sampai menunggu hingga sore hari. Karena tidak ada yang menjamin umur kita kecuali Allah SWT. Manfaatkanlah sehat kita sebelum sakit menghampiri diri kita.

Kemarin adalah hari yang sudah kita lewati, hari ini adalah cita cita hari kemarin, dan esok ari adalah cita cita hari ini. Kualitas hari ini adalah gambaran komitmen kita dihari kemarin, gambaran bagaimana kita bisa memanfaatkan waktu di hari itu. Esok hari adalah cita cita hari ini yang harus kita capai dan harus benar benar kita manfaatkan kesempatan yang ada, agar di esok hari kita bisa menjadi lebih baik dari hari ini.

Banyak dari orang orang yang mengatakan bahwasannya kesempatan itu datang hanya satu kali, dan kesempatan itu tidak akan datang umtuk yang kedua kalinya. Memang benar kesempatan itu datang hanya satu kali, akan tetapi kesempatan yang lebih indah akan datang setelahnya. Maka dalam setiap kesempatan itu harus kita manfaatkan semaksimal mungkin agar dalam kesempatan yang datang setelahnya kita bisa tercapai kebahagiaan yang haqiqi. (Faqih Fiddien)

Comments

comments