Kelurahan Cipas Bebas Kasus Gizi Buruk, Ini Kuncinya

Penanganan kasus bayi penderita gizi buruk di Kelurahan Cisalak Pasar (Cipas) berjalan dengan baik. Hal tersebut dapat terlihat dari terbebasnya Kelurahan Cipas terhadap persoalan bayi gizi buruk.

Lurah Cipas, Cahyanto mengatakan, saat ini terdapat 2064 bayi di Kelurahan Cipas yang seluruhnya terbebas dari gizi buruk. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari adanya pendampingan dan pendataan secara rutin setiap bayi yang ada di Kelurahan Cipas oleh para kader Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kelurahan Cipas beserta kader posyandu setempat.

“Kami bekerjasama dengan PKK Kelurahan Cipas dan posyandu untuk memberikan penyuluhan pada orangtua yang memiliki bayi mengenai ciri-ciri bayi yang menderita gizi buruk. Selain itu, lewat posyandu setiap satu bulan sekali kami juga melakukan pendataan berat badan bayi dengan menggunakan Kartu Menuju Sehat (KMS) sehingga dapat terpantau apakah setiap bayi menderita gizi buruk atau tidak,” kata Cahyanto, Senin (04/12/2017).

Lebih lanjut, dirinya menuturkan, pihaknya juga rutin memberikan pemahaman kepada setiap orangtua mengenai kasus gizi buruk. Hal ini, sambungnya, bertujuan agar para orangtua dapat memberikan nutrisi lebih bagi perkembangan anak-anaknya.

“Sehingga para orangtua juga dapat melakukan upaya antisipatif. Agar bayi di Cipas tidak ada yang menderita kasus gizi buruk,” tuturnya.

Dirinya menambahkan, bila warga menemukan ciri-ciri gizi buruk pada bayi di Kelurahan Cipas agar segera melaporkan kepada tenaga kesehatan terdekat, seperti puskesmas maupun posyandu. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah semakin buruknya dampak yang dirasakan oleh bayi itu.

“Kalau berat badan bayi sangat kurang, bahkan jauh dari batas berat badan bayi sehat pada umumnya, mengalami pertumbuhan yang lambat, serta kelemahan otot dan tulang. Maka segera menghubungi tenaga kesehatan terdekat. Dengan begitu, kasus tersebut dapat segera tertangani,” tutupnya.

Comments

comments