Direksi Muda Mendongkrak Kinerja Perbankan

Usia muda dalam jenjang direksi sebuah bank mungkin tidak lagi menjadi situasi langka, meskipun belum mendominasi. Namun pengaruhnya sangat terasa dari kinerja keuangan. Industri keuangan khususunya perbankan di Indonesia pada saat ini sangat bertaburan para bankir dengan usia di bawah 50 atau kepala 4, namun kinerja mereka tidak bisa di ragukan lagi. Terbukti keberadaan mereka tidak lantas membuat goyah kinerja bank, justru sebaliknya melaju lebih kencang. Terdapat dua kelompok bank yakni bank konvensional dan bank syariah.

Kelompok bank konvensional terdapat 10 bank dengan aset terbesar yakni bank BRI, Mandiri, BCA, BNI, Panin, BTN, Danamon, Meybank permata Bank dan CIMB. Dalam hal ini masing-masing bank dengan aset 10 terbesar tersebut memiliki ratat usia jajarandiriktur yang berbeda-beda. Dalam hal ini dapat di katagorikan dalam 3 katagori yaitu: yang pertama Bank beraset terbesar dengan rata-rata umur jajarandireksi di ats 52 Tahun. Yang Kedua Bank beraset sedang dengan rata-rata umur jajarandireksi di ats 52 Tahun. Yang ketiga Bank dengan berumur di bawah 50 tahun dengan aset sedang.

Kelompok bank syariah yaitu bank BSM, Bank Muamalat, BRI syariah dan Bank BNI syariah. Dalam hal ini terdapat beberapa katagori antara lain: pertama rata-rata berumur jajaran direksi di bawa 50 tahun dengan aset besar, kedua rata-rata berumur jajaran direksinya 47-67 tahun dengan aset besar, ketiga rata-rata berumur jajaran direksi di atas 50 tahun dengan aset sedang. Keempat rata-rata berumur jajaran direksi di bawa 50 tahun dengan aset sedang.

Dalam kinerja bank yang dibahas dalam 10 katagori bank dengan beraset terbesar, dimana dalam bahasan bank kali ini di Bank CIMB Niaga, BTN, denamon dan Permata termasuk dalam korelasi kelompok bank dengan direksi muda dibandingkan dengan negara lainnya dapat di lihat pertumbuhannya dalam tabel di bawah ini :

Tabel Aset Bank BTN. CIMB Niaga, Dinamon dan Permata Tahun 2015-2016

Nama Bank 2015 2016 Presentase Aset
BTN 171,80 Triliun 214,16 Triliun 24,66
CIMB Niaga 238,84 Triliun 241,57 Triliun 1,14
Danamon 188,84 Triliun 174,08 Triliun -7,43
Permata 182,68 Triliun 165,52 Triliun -9,39

Sumber: Laporan keuangan Masngmasing Bank tahun 2015-2016

Dari uraian daiatas dapat dieperoleh kesimpulan bahwa korelasi (namun bukan hubungan sebab akibat) antara ratarata usia jajaran direksi dengan laba. Bank dengan rerata umur jajaran diriksi lebih muda, bisa berkinerja baik, dalam hal ini mencetak laba dan sebaliknya. Pada jajaran direksi CIMB Niaga, rereata umur jajarannya direksi pada 2016 berada pada umur 50 tahaun dengan umur direksi termuda 44 tahun. Bank danamon memiliki rerata umur jajaran direksi 53 tahun dengan usia direksi termuda 48 tahun. Jadi bukan tidak mungkin nantinya makin muda usia rata-rata jajaran direksi akan membuat kinerja keunagan bank makin meleset.

Ditulis oleh Nilla rosiana dewi, Mahasiswi STEI SEBI.

Comments

comments