Musim Hujan dan Kekhawatiran Orang Tua

Ilustrasi. (Istimewa)

Musim Hujan adalah anugerah bagi anak-anak. Bagaimana tidak dia akan menikmati musim hujan dengan hujan-hujanan sambil main bola dan sebagainya. Namun disisi lain orangtua merekalah yang khawatir yang membuat anaknya bakal kena penyakit. Kekhawatiran yang wajar bagi semua orangtua yang menyayangi anakanya.

Dalam buku bacaan karya Anand Krishna menjelaskan biarkan anak kita untuk bermain hujan, agar menambah daya tahan tubuh lebih kuat. Dan si anak bisa tahan terhadap suhu dingin sekaligus bersahabat dengan alam. Dan setelah bermain hujan anak jangan dibilas dengan air hangat tetapi bilas dengan air yang normal saja, agar anak tubuh anak tidak mengalami perubahan suhu yang drastis. Kemudian setelah dibilas barulah kasih air yang hangat seperti susu, teh atau lainnya supaya mengembalikan suhu anak agar normal.

Sedangkan dari kisah Anas bin Malik Radhiallahu anhu, Anas berkata : kami bersama Rasulullah SAW kehujanan. Rasulullah SAW menyingkap pakaiannya agar terkena hujan.
Kami berkata: Ya Rasulullah, mengapa kau lakukan ini ?
Beliau menjawab,”karena dia baru saja Allah ciptakan.”(HR. Muslim)

An nawawi menjelaskan dalam hadis ini “maknanya bahwa hujan adalah rahmat, ia baru saja diciptkan Allah ta’ala. Maka kita ambil keberkahannya. Hadits ini juga menjadi dalil bagi pernyataan sahabat-sahabat kami bahwa dianjurkan saat hujan pertama untuk menyingkap yang bukan aurat, agar terkena hujan.” (Al Minhaj)

Menurut psikolog dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia, Mira D. Amir, Psi. para orangtua tidak usah khawatir kalo anaknya bermain hujan asalkan ada persiapan dan perlakuan yang tepat setelah selesai bermain. Banyak sekali manfaat positif yang bisa didapat salah satunya anak-anak bisa bereksplorasi dengan lingkungannya.

“Dunia anak-anak tidak bisa dipisahkan dari air. Karena dari dia bayi sudah akrab dengan air. Ketika hari sedang cerah kemudian tiba-tiba tetes demi tetes turun itu membuat anak senang serta penasaran seperti apa rasanya tubuhnya diterpa air hujan,” tambah Mira.

Orang tua boleh saja khawwatir terhadap kondisi anak ketika bermain hujan, namun bisa bermain hujan bagi anak-anak pasti merupakan pengalaman yang sangat indah. Dan bisa membuat daya tahan tubuh anak.

Alam ini titipan anak cucu kita, biarkanlah mereka mengeksplorasi titpannya sendiri.

Dari sekarang jangan terlalu mencegah anak ketika bermain hujan, asalkan ada yang menjaga. Sebab dia mencoba untuk mengekspresikannya, cegahlah ketika hujan dibarengi dengan petir serta kilat yang mana itu sangat bahaya bagi anak. (Awaludin Saragih)

Comments

comments