Menjadi Wanita yang Mampu Menjaga Diri

Ilustrasi. (Istimewa)

“Sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah wanita sholehah.”

Pernyataan dari hadits tersebut agaknya cukup pamiliar dikalangan wanita, terlebih berbicara mengenai wanita sholehah.

Wanita sholelah yang dimaksud demikian ialah wanita yang mampu menjaga dirinya secara jasmani maupun rohaninya. Kekuatan jasmani bisa didapat melalui berolahraga dan mengkonsumsi makanan bergizi. Sedangkan untuk kekuatan rohani di dapat dari suatu kegiatan yang dapat meningkatkan rukhiyah kita seperti khalaqoh dan amalan ibadah lainnya.

Wanita muslim tidak boleh terbawa arus zaman yang setiap hari turut meggerus budaya-budaya islami. Semakin maraknya budaya barat yang masuk mengiringi globalisasi serta tontonan pablikfigur yang kurang mendidik turut memperburuk moral remaja muslimah saat ini. Hal demikian harus menjadi tamparan bagi kita khususnya wanita untuk saling menegur dan mengingatkan sebagai bagian dari kewajiban sesama muslim.

Salah satu dampak kemerosotan moral tersebut ialah gaya busana yang kian hari semakin beragam,baik mode maupun bentuknya yang minim, sehingga menampakan hampir sebagian bentuk tubuhnya. Padahal hal demikian bertentangan dengan ajaran islam serta adab seorang muslimah.

Telah jelas perintah Allah dalam al-quran mengenai kewajiban menutup aurat dan memanjangkan jilbab dalam Q.s An-Nur : 30-31 dan Q.s Al-ahzab : 59 “Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, “Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka,” Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah maha pengampun, maha penyayang.”

Dikatakan diatas bahwasanya sebagai perempuan kita dianjurkan untuk menutup “aurat” yang menurut bahasa artinya “kekurangan” yaitu dengan brrjilbab. Seluruh tubuh wanita adalah aurat kecuali telapak tangan dan wajah. Hal itu terdapat dalam hadits riwayat Imam Abu Daud dikatakan bahwa “sesungguhnya jika perempuan sudah mencapai akil balig, maka tidak ada yang pantas dilihat kecuali telapak tangan dan wajahnya”.

Islam menjelaskan bahwa dalam berpakaian wanita hendaknya memperhatian hal-hal seperti, pakaian yang digunakan harus menutup seluruh tubuh kecuali telapak tanga dan wajah, tidak menerawang dan tipis, longgar dan tidak memperlihatkan bentuk tubuh, tidak menggunakan pakaian laki-laki dan tidak menyeraupai laki-laki, serta tidak berwarna dan bermotif terlalu mencolok agar tidak menggundang perhatian lawan jenis.

Bahkan banyak manfaat dari menutup aurat itu sendiri diantaranya : mencegah dari penyakit kulit akibat paparan sinar matahari, nyaman di tubuh, aman dari pandangan bukan mahram, dekat dengan Allah serta dorongan untuk mempelajari islam lebih baik.

Maka jangan pernah sia-siakan kesempatan untuk berubah dan memperbaiki diri. Jangan pernah menganggap bahwa dengan menutup aurat nantinya kecantikan yang dimiliki perempuan akan tertutupi. Justru dengsn berhijab, kecantikan semakin terpancar indah. Karena sejatinya yang berhak memandang dirinya secara utuh adalah suaminya kelak.

Ditulis oleh : Dinar Rahmayanti, Mahasiswa STEI SEBI

Comments

comments