Melihat Lebih Dekat Komunitas The Climbing Tree Indonesia

Olahraga Climbing Tree. (foto: Putra RA/okezone)

Akhir-akhir ini banyak sekali anak muda yang menggabungkan hobi mereka, dan membuat sebuah komunitas berdasarkan hobi tersebut. Kegiatan yang mereka lakukan tentu saja membawa pengaruh positif, baik secara internal maupun eksternal.

Jika anda pecinta olahraga ekstrim, terutama yang berhubungan dengan ketinggian, mungkin sudah tidak asing lagi dengan kegiatan yang memacu adrenalin seperti Rock Climbing, Gantole, Paragliding dan Sky Diving. Namun, pernahkan anda mendengar ataupun mencoba jenis olahraga Tree climbing? Mungkin untuk sebagian orang olahraga memanjat pohon ini terdengar asing.

Di Bogor, tepatnya di Jalan Anasar 1 Nomer 68 Cilendek Timur, terdapat komunitas yang dinamai The Climbing Indonesia. Komunitas ini merupakan komunitas pecinta panjat pohon yang pertama kali ada di Indonesia.

Komunitas ini bisa di bilang melakukan kegiatan yang lumayan ekstrim. Karena mereka selalu mencoba sesuatu yang baru dengan pohon, dan menaklukan pohon – pohon yang tinggi. Tak heran jika mereka selalu mengutamakan factor keselamatan, agar tidak terjadi hal – hal yang tidak diinginkan.

Selain faktor keselamatan, pengenalan berbagai alat yang digunakan untuk memanjat pohon juga diperlukan. Meski demikian, masih diperlukam sosialisasi secara mendalam kepada masyarakat dalam teknik memanjat pohon yang baik dan benar.

Selain itu, Tree Climbing Indonesia ini juga sering bekerja sama dengan LIPI dalam pengunduhan biji pohon Sengon. Tingginya pohon yang mencapai ketinggian lebih dari 30 meter dan karakteristik pohon yang dikenal rapuh, membuat pengambilan bijin tersebut diperlukan tenaga ahli untuk mengambilnya.

Dilansir dari Tribun News, para anggota Tree Climbing mempunyai tempat berkumpul di Gang Mesjid, Kelurahan Cilendek Timur, Kecamatan Bogor Barat. Selain melakukan kegiatannya, mereka sering kali diminta di berbagai daerah untuk memberikan pelatihan.

Komunitas ini memiliki anggota sekitar 50 orang, tersebar di seluruh wilayah Indonesia terutama Pulau Jawa dan Sumatera.

Diharapkan, olahraga ekstrim ini untuk terus disosialisasikan kepada masyarakat luas. Selain untuk olahraga maupun hobi, teknik panjat pohon ini dapat berguna untuk membantu para petani dan para peniliti yang berhubungan dengan kehidupan di atas pohon. (Dwinta Imani)

Comments

comments