Ilmu Sumber Kebahagiaan

Ilustrasi. (Istimewa)

Ilmu merupakan pengetahuan tentang suatu bidang yang disusun secara bersistem menurut metode – metode tertentu yang dapat di gunakan untuk menerangkan gejala – gejala tertentu di bidang pengetahuan.

Dalam islam ilmu mempunyai kedudukan yang sangat penting, dalam Al-Qur’an kata ilmu ada 780 kali di gunakan. Allah SWT juga menggambarkan kabar gembira bagi orang-orang berima dan berilmu.

Allah SWT berfirman:

Artinya : “Allah akan mengangkat drajat orang yang beriman dan yang berilmu dengan beberapa drajat.” (Al – mujadalah ayat 11)

Mengenai kebahagian , memang tidak ada yang menyangkal bahwa ilmu dapat memeberikan kebahagian. Kebahagian itu akan kita genggam jika kita memiliki ilmu. Baik ilmu dunia maupun akhirat yaitu ilmu agama.

Sabda Nabi Muhammad SAW : “Barang siapa yang ingin memperoleh bahagia di dunia hendaklah ia berilmu. Barang siapa ingin meemperoleh kebahagiaan di akhirat, hendaklah ia berilmu, dan barang siapa ingin memperoleh keduanya (kebahagiaan dunia dan akhirat) hendaklah ia berilmu.” (H.R Ahmad)

Mengenai kebahagian, memang tidak ada berani menyangkal bahwa ilmu dapat memberikan kebahagian di dunia maupun di akhirat dan apa yang telah Rasulullah sabdakan.

Jika tidak adanya ilmu kita akan sengsara, kita lihat saja bagaimana keadaan sekarang, seorang penjabat harus mempunyai ilmu, apalagi seorang presiden yang harus memimpin negara dan itu tidak akan mampu jika presiden itu tidak mempunyai ilmu, akan bagaimana keadaan negara jika presidenya tidak berilmu. Seorang petani juga harus mempunyai ilmu bagaiman ia caranya untuk menghasilkan beras yang bagus maupun sayuran yang bagus jika ia tidak mempunyai ilmu.

Harus kita sadari bahwa ilmu itu sangat penting bagi kehidupan di dunia maupun di akhirat, tapi apa boleh buat kebanyakan orang – orang di muka bumi ini lebih mementingkan ilmu dunianya di bandingkan ilmu akhiratnya . sesungguhnya masa depan adalah akhirat dan kita akan kekal di dalamnya di bandingkan kehidupan dunia yang hanya sementara.

Imam Ghazali berkata : “Ilmu tanpa amal adalah gila dan pada masa yang sama, amalan tanpa ilmu merupakan suatu amalan yang tidak akan berlaku dan sia – sia”

Imam syafii juga berkata : “Setiap orang yang beramal tanpa ilmu, maka amalnya akan di tolak sia – sia.”

Jadi marilah kita raih kebahagian itu dengan ilmu dunia maupun akhirat, tak ada kata terlambat jika kita mau berusaha dan tawakal menuntut ilmu di jalan yang Allah SWT ridhoi.

Ditulis oleh: Ratih Qurrotul Aini (As 2017 B), mahasiswa STEI SEBI

Comments

comments