Modus Cari Alamat Tiga Lelaki Tak Dikenal Hipnotis Seorang Ibu di Depok, 20 Juta Raib

Suraidah yang menjadi korban hipnotis (foto: BKarmila)

DEPOK – Seorang ibu rumah tangga bernama Suraidah (52), pada Jumat (20/10/2017) pagi, telah dihipnotis oleh tiga orang laki-laki yang tidak dikenal yang salah satunya mengaku berasal dari Malaysia. Lelaki itu bermaksud mencari alamat sebuah yayasan panti asuhan kepada Suraidah, saat dijawab tidak tahu laki-laki tersebut tetap mengakali korban dengan alih-alih mau memberi uang Dollar.

Setelah kejadian yang dialami akhirnya Suraidah menceritakan hal tersebut saat ia menunggu giliran dipanggil untuk berobat kepada pasien di Rumah Sakit Graha Permata Ibu, Jalan KH. Usman Kukusan Depok. Kebetulan ada tim Depokpos juga berada di tempat yang sama sempat mendengar keluhan dari Suraidah.

“Kejadian pukul 11 saya rencana mau beli kue Enny Bakery yang di jl.Nusantara tetapi saya ketemu orang Malaysia di jalan H. Mandor Basir, Beji Depok. Lalu ia bertanya ke saya, Mamah kenal Yayasan Yatim Piatu Husada? saya jawab tidak tahu, saya bilang adanya yayasan yatim piatu yang dekat apotek Roxy Depok,” ungkap Suraidah kepada depokpos.

BACA JUGA:  Aplikasi SILO Permudah Warga Depok Urus Administrasi Kependudukan

“Ketiga laki-laki itu dengan ciri-ciri berbadan tinggi, berkulit hitam usia sekitar 53 tahun berlogat Malaysia (duduk di depan), supir usia sekitar 45 tahun, dan satu lagi logat chinese betawi usia 45-an. Saya diajak mereka dengan mobil sedan berwarna putih tapi saya tidak catat nomor plat mobilnya. Ia bilang tidak punya uang cash adanya 1000 Dollar dan saya lihat sendiri uangnya, “kata Suraidah yang beralamat di jalan Bungur II, Beji Kukusan Depok.

Lebih lanjut Suraidah menyatakan diantara ketiga lelaki yang berada di mobil itu salah satunya mengaku karyawan bank BCA. “Bu saya orang BCA tenang aja, terus ia tukar selembar 1000 Dollar yang ada di jalan Nusantara. Lalu lelaki berlogat Malaysia tanya lagi apakah saya punya nomor rekening? Saya katakan sudah mati, dan teman yang satu bilang, tenang bu bisa dihidupin. Ibu ambil saja di rumah, “ucap Suraidah lagi.

BACA JUGA:  The Power of Pensiun, Merancang Masa Pensiun Sejahtera

Selain nomor rekening yang ditanyakan, lelaki berlogat Malaysia itu sempat memuji cincin yang dipakai korban. “Bagus cincin yang ibu pakai, ibu punya berapa banyak? Nanti saya bayarkan dengan dollar. Tanpa sedikit curiga saya pun pulang ke rumah untuk mengambil apa yang diinginkan ketiga lelaki itu, “jelas Suraidah dengan mimik sedih.

Setelah memberikan seperangkat perhiasan emas berupa cincin 3, kalung dan liontin, gelang serta uang tunai sebesar 10 juta rupiah Suraidah baru sadar bahwa dirinya telah dihipnotis. Kerugian korban diperkirakan sekitar 20 juta, “Mereka kasih uang dollar katanya 50 juta dan emas-emas saya kata mereka tidak seberapa, yang sedih lagi saya lihat dollar yang diberikan 5 lembar berubah menjadi uang 2 ribuan yang sudah lecek, dan uangnya saya pakai bayar angkot ke RS Graha Permata Ibu, “pungkas Suraidah. (BKarmila)

BACA JUGA:  Terminal Jatijajar Diharapkan Mampu Berikan Dampak Pembangunan Kota Depok

Comments

comments