KSEI IsEF SEBI Gelar Seminar EkonomI Lintas Negara

DEPOK – Dalam rangka menambah khazanah keilmuan Ekonomi Islam, Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) IsEF SEBI bersama Himpunan Mahasiswa Perbankan Syariah menyelenggarakan Seminar Ekonomi Lintas Negara dengan tema “Arsitektur dan Aplikasi Sistem Ekonomi Islam : Studi Komparasi Indonesia dan Malaysia” yang berlangsung di Gedung SEBI Hall STEI SEBI, Kamis (19/10).

Seminar ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan komparasi ekonomi islam dua negara antara Indonesia dan Malaysia yang dihadiri oleh kurang lebih 200 peserta yang terdiri dari Dosen SEBI, seluruh Pengurus IsEF, dan Mahasiswa umum lainnya.

BACA JUGA:  Etoser Tiga Kampus Bersatu Untuk Palu

Dalam sambutannya, kepala Prodi Perbankan Syari’ah STEI SEBI Ustadz Deni Purnama, Lc., MA mengatakan bahwa pihak lembaga dan dosen menyambut baik dan sangat mendukung acara ini. “Sebagai mahasiswa dan dosen harus selalu update apa yang terjadi diluar sana mengingat isu ekonomi yang semakin berkembang dewasa ini” tambah Deni dalam sambutannya.

Materi seminar kali ini disampaikan oleh bapak Bayu Taufik Possumah, Ph.D selaku Praktisi dan Akademisi Ekonomi Syari’ah Malaysia dan dilanjutkan oleh bapak Aziz Budi Setiawan, SEI., MM selaku Pengamat Ekonomi Syari’ah Indonesia sekaligus wakil WK I Bidang Akademik dan Dosen STEI SEBI yang dimoderatori oleh Darihan Mubarak selaku Presidium Nasional FoSSEI.

BACA JUGA:  Kota Depok Boyong 61 Medali di Porda Jabar 2018

Dalam materinya, Bayu memaparkan bahwa yang membandingkan sistem ekonomi Malaysia dengan Indonesia adalah Malaysia dengan sistem “top down” sedangkan Indonesia dengan sistem “bottom up”. Kemudian beliau melanjutkan yang membuat Malaysia 10 tahun maju sebanding dengan Indonesia adalah karena Malaysia mengirimkan sebagian besar penduduknya ke Eropa dan Amerika untuk menimba ilmu di sana. Dan ketika pulang menjadi tenaga profesional yang mengaplikasikannya di negeri Malaysia.

Setelah diisi penjelasan materi yang luar biasa, acara seminar ini dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan ditutup dengan pembagian doorprize untuk beberapa penanya. Seminar yang berlangsung selama 3 jam ini berjalan dengan lancar, terlihat dari antusiasme peserta yang hadir dan menyimak penyampaian materi dengan serius. (NA)

BACA JUGA:  Demi Kemajuan Indonesia Harus Lakukan Revolusi Pendidikan 4.0

Comments

comments