Beranda Pemkot FGD Sayembara Perancangan Ruang Terbuka Hijau Kota Depok

FGD Sayembara Perancangan Ruang Terbuka Hijau Kota Depok

Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat memberikan arahan pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Ruang Terbuka Hijau Kota Depok. (Foto: Diskominfo)

DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berkomitmen untuk memenuhi ketersediaan Ruang Terbuka Hijau berupa Taman Kota dan Alun-alun di Kota Depok. Hal tersebut terlihat dari digelarnya Focus Group Discussion (FGD) Sayembara Perancangan Ruang Terbuka Hijau (Taman Kota Dan Alun-Alun) Kota Depok Tahun 2017, Senin (2/10/2017).

FGD berlangsung di Aula Bougenvile Balaikota Depok, dihadiri oleh Ketua Ikatan Arsitektur Indonesia Provinsi Jawa Barat, Ketua Ikatan Arsitektur Lansekap Indonesia Provinsi Jawa Barat, Kepala Departemen Arsitektur Universitas Indonesia, dan Praktisi serta OPD yang terkait.

Wali Kota Depok Mohammad Idris, dalam sambutannya menyatakan bahwa Pemerintah Kota berkewajiban menyediakan ruang kota yang dapat dimanfaatkan oleh semua lapisan masyarakat. Selain itu, penyediaan RTH juga menjadi janji yang telah diakomodir dalam misi ke-empat pada RPJMD 2016-2021.

BACA JUGA:  Depok Terima Sertifikat Eliminasi Filiariasis dari Menkes

“Semangat kami terdorong untuk secepatnya memenuhi RTH di Kota Depok. Semoga FGD ini bisa menyelaraskan pemahaman bersama dari pokok pemikiran tentang alun-alun sehinga dapat mewujudkan RTH yang menjadi citra Kota Depok,” tutur Wali Kota.

Pada kesempatan tersebut, Idris juga sempat memaparkan tentang tiga program unggulan Kota Depok, yaitu Zero Waste City (Kota Bebas Sampah), Smart Healthy City (Kota Sehat), dan Family Friendly City (Kota Ramah Keluarga).

“Penyediaan ruang tebuka publik diharapkan bisa menjadi media untuk menampung dan menerapkan wujud nyata dari esensi ketiga program unggulan tersebut. Diharapkan FGD dapat memberikan pemahaman yang komprehensif terkait dengan penyediaan RTH, serta dapat menguatkan motivasi untuk terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan yang terbaik,” ungkap Idris.

BACA JUGA:  Wakil Depok Juara 1 Startup World Cup, Wali Kota Ucapkan Terima Kasih

Sementara Kepala Disrumkin Kota Depok Wijayanto menjelaskan bahwa sayembara yang diadakan tersebut untuk menghasilkan gagasan kreatif dan komprehensif yang akan menjadi dasar perencanaan dan pembangunan RTH.

“Sayembara sebagai sarana untuk mengajak masyarakat dalam perancangan RTH, sehingga RTH sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Depok,” ujar Wijayanto.

Lebih lanjut, Wijayanto juga mengatakan tentang garis besar rangkaian proses pemenuhan RTH, yang mana pada tahun 2020 nanti Taman Kota dan Alun-alun sudah bisa dimanfaatkan.

“Tahun ini (2017) adalah sayembara, tahun 2018 mulai membangun infrastuktur dasar, tahun 2019 melengkapi sarpras RTH, dan insya Allah tahun 2020 alun-alun bisa dimanfaatkan,” jelasnya. (san/adv)

BACA JUGA:  Dukung Program Kota Layak Anak, Wali Kota Instruksikan ASN Sumbang Buku

Komentar

komentar