Beranda Oase Bertebaran Dalam Kebaikan

Bertebaran Dalam Kebaikan

Ilustrasi. (Istimewa)

“Apabila telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” (QS. Jumu’ah: 10).

Terjemah ayat diatas sarat akan makna yang indah, karena Al-qur’an adalah surat cinta terindah dari Allah azzawajalla,Tuhan yang maha atas segala maha untuk hambaNya yang beritikad baik didalam kehidupannya yang sementara.

Bertebaranlah dimuka bumi ini dengan menggenggam kebaikan-kebaikan yang amat banyak rupa dan warnanya. Dakwah adalah hidup dan islam adalah kehidupan. Mari memasukkan keindahan keindahan islam dalam hal kehidupan duniawi kita yang amat sebentar ini.Dakwah bukan hanya tentang mimbar,microphone dan audience,melainkan bagaimana kita bertegur sapa pada siapa saja yang kita temui di jalan ramai, tentang bagaimana kita menjadi juara dalam perlombaan – perlombaan yang kita ikuti dan tentang bagaimana kita berseni dalam setiap hal yang kita cintai.

BACA JUGA:  Nikmat yang Sering Terlupakan

Hidup dalam ranah sosial, banyak sekali yang dapat kita lakukan tentang bertebaran dalam kebaikan, temuilah sebanyak banyak orang yang yang dapat kita temui, ambil pelajaran dari setiap keadaan yang kamu hadiri, karena kita bisa belajar dari setiap manusia. Dari ustadz yang paling terkenal di tivi sampai anak muda bercelana sobek-sobek yang mangkal di seberang lalu lintas (red : anak punk).Pula dari ibu menteri negara hingga seorang ibu rumah tangga,dari menteri asisten negara hingga para asisten- asisten rumah tangga.

Mumpung masih dikasih nafas, mumpung masih dikasih kesempatan “God made tomorrow for us to be better” begitusih seharusnya. Hidup jangan semudah “Just go with the flow” saja tanpa berpikir bagaimana nanti akhirnya,bagaimana masa depan kita dan umat islam kedepan.Lakukan hal-hal menyenangkan yang juga bermanfaat,kamu suka men-design maka design lah untuk hal hal kebaikan, suaramu bagus maka syiarlah dengan lagu lagu kebaikan yang kamu nyanyikan.Intinya lakukan hal-hal baik yang bisa kamu lakuin, “Sibuklah kamu dengan kebaikan jika tidak maka kau akan disibukkan dengan suatu keburukan”.That the point.

BACA JUGA:  Nikmat yang Sering Terlupakan

Dimasa milenial seperti sekarang,semua dengan mudah dapat dipelajari, jadi jangan bilang “gue gabisa” adanya “gue mau apa enggak” gitu aja gampangnya. Tapi segalanya harus diikuti dengan rasa rendah hati –jangan bersombong- ,karena hakikatnya manusia itu sangat kecil dibanding segala ciptaan Allah yang sangat luar biasa ini. Hiduplah dengan saling membantu satu sama lain, ambil kesempatan membantu sesama selagi kita bisa dan yang meminta membutuhkan, karena who knows, someday kita yang bakal butuh bantuan mereka.Dari hal kompleks seperti berinfaq, berinfaqlah selagi masih ada objek untuk kita berinfaq karena mungkin ada saatnya suatu hari Allah meng-kun fa yakun-kan hujan uang dan kita bingung kemana lagi harus berinfaq hingga hal simpleks seperti menyingkirkan duri ditengah jalan yang bisa membuat orang celaka.Mari bertebaran dalam kebaikan.Wallahu a’lam bisshowab. (Fathia Akramia Hamas)

BACA JUGA:  Nikmat yang Sering Terlupakan

Komentar

komentar