30 Tahun Kampus UI Depok, Merawat Persatuan dalam Kebhinekaan

Penyerahan Buku Simbolis kepada Perwakilan MENPORA
Penyerahan Buku Simbolis kepada Perwakilan MENPORA.

DEPOK – Keberadaan Universitas Indonesia (UI) di Kampus Depok yang pada tahun ini memasuki 30 tahun, menandai suatu jejak kebersamaan dan persatuan para alumni UI yang tersebar di berbagai profesi di seluruh Indonesia. Pentingnya merawat persatuan dalam kebhinekaan merupakan salah satu buah pikiran para alumni UI bagi bangsa Indonesia sekaligus menjadi harapan untuk dapat diteruskan oleh mahasiswa UI saat ini.

UI yang berdiri lebih dari 70 tahun yang lalu telah menunjukkan jati dirinya sebagai miniatur Indonesia dalam merawat keberagaman bangsa. Hal ini dapat terlihat dari berbagai latar belakang mahasiswa UI yang terdiri dari beragam suku, agama, etnis dan tingkat sosial ekonomi.

Oleh karena itu, segenap civitas akademik Universitas Indonesia (UI), para alumni UI khususnya angkatan 1987 berkumpul di Auditorium FISIP UI Depok untuk memperingati 30 tahun keberadaan Universitas Indonesia (UI) di Kampus Depok, Sabtu (28/10/2017).

Peringatan ini ditandai dengan peluncuran ‘Buku Alumni UI Angkatan 87’ yang melibatkan
alumni UI 87 dari lintas Fakultas. Di samping itu, acara hari ini juga diisi dengan diskusi alumni 87 serta acara hiburan persembahan alumni dari berbagai fakultas. UI angkatan 87 merupakan angkatan pertama yang memulai perkuliahan di kampus Depok, dan setelah berselang beberapa tahun secara bertahap dilakukan pemindahan perkuliahan mahasiswa seluruh fakultas dari kampus Salemba dan Rawamangun ke kampus Depok.

BACA JUGA:  Zizara Gagas Ajang Cari Bakat "Face Of Muslimah"

Ketua Panitia 30 tahun Alumni angkatan 87 UI, Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho, MM mengatakan, “Sebagai angkatan pertama yang kuliah di Depok, kami sangat merasakan bagaimana berjuang untuk kuliah dengan kondisi sarana dan prasarana yang sedang mencari bentuk dan belum selengkap hari ini. Hal ini yang membuat angkatan kami memiliki keguyuban, empati dan sense of belonging yang tinggi terhadap UI. Acara hari ini menjadi bukti bagaimana angkatan 87 berkolaborasi untuk merayakan sejarah kekeluargaan dan semangat kebersamaan UI. Sebagai tanda kecintaan pada Almamater, kami Alumni angkatan 1987 telah menyusun buku angkatan yang berjudul ‘30 Tahun UI di Kampus Depok, merawat persatuan dalam Kebhinekaan’ semoga kado kecil ini bermanfaat bagi kita semua. Selamat untuk 30 tahun Alumni UI 87, ayo teruskan kontribusi untuk Indonesia yang lebih baik lagi.”

Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met dalam ringkasan sambutannya mengatakan “Dalam rangka memperingati momentum 30 kampus UI Depok, perlu kiranya saya mengajak melihat kembali ke masa lalu, dengan peran Universitas Indonesia yang begitu kental mengisi perjalanan bangsa ini. Sumbangsih para sivitas akademikanya nyaris tiada berhenti dalam denyut nadi bangsa Indonesia, bahkan jauh sebelum Indonesia berdiri
sebagai negara merdeka. Peran dan keterlibatan Universitas Indonesia harus terus menyala-nyala. Tidak boleh padam sampai kapanpun, harus mengalir pula semangat pengabdian pada diri alumni Universitas Indonesia. Sehingga semangat Veritas, Probitas dan Iustitia yang tersemat pada simbol Universitas Indonesia memiliki menjadi
makna yang sesungguhnya dalam kehidupan bangsa.”

BACA JUGA:  Jalin Silaturahim, Walikota Depok Gelar Buka Puasa Bersama Insan Pers Kota Depok

Foto Bersama“Bapak Usman Chatib Warsa, Rektor UI ke-12 pernah berkata, bahwa ‘Membangun UI adalah Membangun Peradaban Bangsa’. Mari kita terapkan dan wujudkan kalimat itu bersama sama melalui kiprah para alumni dibidangnya masing-masing,” lanjutnya.

Tentang peluncuran Buku 30 Tahun Alumni Universitas Indonesia Angkatan 1987, Muhammad Anis memberikan apresiasi. “Buku ini merupakan sebuah catatan yang menjadi penghubung antara peran alumni Universitas Indonesia dengan lingkungannya. Dalam buku ini menceritakan berbagai pengalaman para alumni Universitas Indonesia khususnya Angkatan 87 dengan sekelumit harapan serta kegigihan mewujudkan semua impian dan citacita.

Buku ini sekaligus menandai rasa kebersamaan, ikatan persahabatan dan impian kemanusiaan yang coba diwujudkan dalam wadah Ikatan Alumni UI (ILUNI) yang saling melebur,yang berasal dari lintas fakultas, lintas disiplin ilmu, dan berbagai keragaman latar belakang orang-orangnya. Atas nama keluarga besar UI kami mengucapkan terima kasih.”

Pada kesempatan yang sama, Ketua ILUNI UI, Ir. Arief Budhy Hardono mengatakan, “Walau kami para Alumni telah puluhan tahun meninggalkan bangku kuliah, namun setiap kali nama Alamater kami tercinta disebut, selalu muncul getaran yang luar biasa di hati kami. Kami selalu mengenang masa lalu yang begitu indah dalam persaudaraan di kampus ini. Keberadaan kami kuliah di UI tidak dapat kami lupakan dan proses ke Indonesiaan kami terbentuk di kampus ini dan tanpa disadari sangat membekas dan tidak dapat kami lepaskan dari jiwa dan raga kami sampai kapanpun. Kami berharap dimasa depan Universitas Indonesia menjadi salah satu role model untuk mempersatukan generasi muda bangsa Indonesia dalam menggapai cita-citanya.”

BACA JUGA:  IITCF Imbau Masyarakat Hati-hati Alokasikan Dana ke Travel

“Sebagai ketua Iluni UI saya ucapkan terima kasih kepada angkatan 1987 yang turut berkontribusi dengan menyusun buku angkatan yang berjudul ‘30 Tahun UI di Kampus Depok, merawat persatuan dalam Kebhinekaan’ Hal ini menunjukkan bahwa diantara kesibukannya dalam berkarya Alumni angkatan 87 terpanggil untuk berkontribusi bagi
Almamater mereka. Penyusunan buku ini diharapkan sebagai langkah awal dalam mengembangkan kegiatan lanjutan yang berguna sebagai bangsa dan negara. Keberagaman yang dimiliki alumni angkatan 87 diharapkan menjadi modal dasar untuk maju bersama dalam merawat bhineka tunggal ika di indonesia,” tutupnya.

Comments

comments