RS Baznas Parimo Rampung, Siap Diresmikan Presiden Jokowi

Irsyadul Halim (berbatik) meninjau RSB Parigi Moutong (Parimo) Rabu (20/9/2017). Siap diresmikan Presiden Jokowi. (Foto: Dok. BAZNAS)

Pembangunan Rumah Sehat BAZNAS Parigi Moutong (RSB Parimo), telah rampung. RSB senilai Rp 4,5 miliar yang didanai Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) ini, direncanakan akan diresmikan Presiden Jokowi pada Rabu, 27 September 2017. Demikian release yang diterima DepokPos, Kamis (21/9/2017) di Jakarta.

“Mudah-mudahan RSB ini bisa diresmikan oleh Presiden RI. Karena masyarakat setempat sangat berterima kasih pada pemerintah sehingga menginginkan Bapak Jokowi bisa hadir di tengah-tengah mereka,” ujar anggota BAZNAS Irsyadul Halim saat berkunjung ke RSB Parimo di Desa Siniu, Kecamatan Siniu, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (20/9/2017).

Mantan Ketua Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PP Muhammadiyah (2010-2015) ini, menjelaskan, RSB Parimo merupakan yang keenam yang dibangun dan dikelola BAZNAS setelah RSB Pangkalpinang (Provinsi Bangka Belitung), RSB Masjid Agung Sunda Kelapa (Jakarta), RSB Yogyakarta (DIY), RSB Sidoarjo (Jawa Timur) dan RSB Makassar (Sulawesi Selatan).

RSB berukuran 853 meter ini, dibangun dua lantai di atas lahan seluas 5.000 meter persegi. Dalam setahun ke depan, RSB Parimo diproyeksikan bisa melayani rawat inap dengan kapasitas 60 pasien.

Irsyad menambahkan, tujuan pembangunan RSB untuk memeratakan akses kesehatan dan pengobatan bagi warga tak mampu. “Ini untuk memberikan suatu pelayanan humanis dan profesional sebagai model pemberdayaan masyarakat yang efektif. Sekaligus jadi solusi yang reliabel dalam mengentaskan masalah-masalah sosial,” ujarnya.

Kepala RSB Indonesia dr. Meizi Fachrizal Achmad, M.Si mengatakan, pihaknya menjadwalkan pemasangan sarana prasarana pendukung seperti alkes, furnitur, alat elektronik, meubel pada Kamis (21/9/2017), sehingga visitasi bisa dilakukan Jumat (22/9/2017).

“Visitasi adalah check list kelengkapan RSB level klinik pratama ini untuk mendapatkan izin operasional dari Dinas Kesehatan Kabupaten Parimo. Insya Allah Senin (25/9/2017) kita sudah bisa memperoleh surat izin operasional,” katanya. (BKarmila/Depokpos)

Comments

comments