Remake Film Lawas Pengabdi Setan, Tawarkan Cinemato Experience Berkualitas

Joko Anwar (kiri) bersama pemeran film Pengabdi Setan. (Foto: instagram)

Seiring tingginya animo masyarakat menyaksikan perfilman tanah air saat ini, membuat sutradara kenamaan, Joko Anwar menggebrak industri perfilman dengan menggarap film bergenre horror berjudul “Pengabdi Setan”.

Bersama dengan rumah produksi Rapi Film dan juga CJ Entertaintment, film Pengabdi Setan bergenre horror dengan tag line “Ibu Datang Lagi” ini merupakan remake dari film Pengabdi Setan yang pernah terkenal pada dekade tahun 1981 yang disutradarai oleh Sisworo Gautama Putra. Film ini direncanakan serentak akan tayang pada tanggal 28 September 2017.

Diungkapkan oleh Joko kala ditemui oleh Depok Pos pada rangkaian kegiatan roadshow nonton bareng film pemgabdi setan pada Selasa (26/9/2017) di CGV Cinemas D’mall, Kota Depok bahwa film ini dibuat sebagai bentuk tribute film Pengabdi Setan tahun 1981 yang dikategorikan sebagai film horror Indonesia terseram yang pernah digarap.

“Film Pengabdi Setan 2017 ini saya buat sebagai bentuk dari penghargaan atau tribute untuk film Pengabdi Setan tahun 1981 yang dimana hingga saat ini pun sebelum saya garap yang sekarang, dikategorikan sebagai film horror terseram di Indonesia. Alasan saya menggarap kembali film Pengabdi Setan ini karena sebagian besar film horror saat ini oleh masyarakat penikmat film lebih dapat dari sense horrornya dari film produksi luar, sehingga saya ingin melalui film Pengabdi Setan ini sense keseraman horror film Indonesia bisa didekatkan kepada penonton,” ujarnya.

Dibintangi oleh sejumlah aktris dan aktor dalam negeri seperti, Tara Basro, Dimas Aditya, Endy Arfian, Bront Palarae, Ayu Laksmi, Arswendy Bening Swara, Fachri Albar, dan juga Asmara Abigail, film ini mengisahkan tentang sebuah keluarga yang dimana si ibu pada keluarga tersebut mengalami sakit yang aneh selama kurang lebih 3 tahun. Tidak lama setelah itu, sang ibu pun meninggal dunia dan membuat sang bapak memutuskan untuk pergi keluar kota serta meninggalkan anak-anaknya di rumah. Dari sinilah teror akan kematian sang ibu datang kembali, namun bukan untuk menghantui mereka melainkan untuk menjemput mereka satu per satu. Teror inilah yang menjadi ketakutan bagi mereka di sepanjang malam.

Lebih lanjut lagi, Joko menuturkan, film Pengabdi Setan 2017 ini juga memberikan sensasi scoring musik yang cukup menegangkan disertai dengan adegan-adegan yang begitu mencekam.

“Kelebihan dari film Pengabdi Setan 2017 ini, selain dari tetap dipertahankannya orisinalitas cerita berdasarkan kisah yang telah difilmkan pada tahun 1981, film ini juga memberikan sensasi scoring musik yang menegangkan ditambah dengan adegan film yang begitu mencekam hingga di akhir cerita. Kelebihan dari film ini, yaitu ini merupakan film horror atmosphering Indonesia yang udah banyak orang bilang ini merupakan film horror terseram di Indonesia. Kita juga menawarkan cinemato experience yang besar untuk film ini,” tuturnya.

Diakhir sesi wawancara, Joko juga berharap dengan dibuatnya kembali film Pengabdi Setan 2017 ini tidak mengecewakan fans film Pengabdi Setan pada tahun 1981 dan tentunya bisa mengangkat harkat dan martabat film horror Indonesia menjadi naik level sebagai salah satu film horror berkualitas.

“Harapannya film Pengabdi Setan 2017 ini tidak akan mengecewakan fans film yang sebelumnya pernah menyaksikan yang produksi tahun 1981 serta nantinya bisa mengangkat harkat dan martabat perfilman horror Indonesia berada di level yang terhormat,” pungkasnya. (Iib)

Comments

comments