Yang Mudah Dilakukan Namun Bernilai Tinggi

Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam adalah sosok suri tauladan yang wajib kita contoh dari setiap gerak geriknya. Mulai dari hal Ibadah, Bermuamalah bahkan hingga bagaimana cara ia melakukan kegiatan sehari-hari seperti makan dan tidurnya. Bukan hanya menjadi amalan sunnah bagi yang mengikuti cara Rasulullah dalam beraktifitas, tetapi dibalik itu semua terdapat fakta yang dapat dijelaskan secara medis akan manfaat dari hal yang kita contoh dari Sang suri tauladan. Berikut merupakan beberapa hal yang mudah dilakukan tetapi akan menjadi nilai sunnah bila kita melakukan sebagaimana Baginda Rasul kerjakan.

1. Makan

Rasulullah makan dengan menggunakan tangan kanan dan menggunakan tiga jarinya. Selain itu, Rasulullah makan dengan suapan kecil dan hati-hati agar makanan tidak jatuh dari wadah atau tempat hidangan.

BACA JUGA:  Nikmat yang Sering Terlupakan

Menurut beberapa ilmuwan yang pernah melakukan penelitian bahwa didalam jari tangan kanan itu terdapat suatu zat pengurai yang dapat dengan cepat mengurai makanan sehingga prosesnya dapat berjalan lebih baik. Dan menggunakan tiga jari saat makan merupakan ukuran yang pas untuk makanan masuk agar dapat dikunyah dan bercampur air liur dengan baik sehingga gangguan pencenaan tidak terjadi.

2. Tidur

Rasulullah saat hendak tidur beliau meletakan tangan kanannya di bawah pipi kanannya (Riwayat Thabrani dari Hafshah). Saat Rasulullah merebahkan diri di tempat tidur, baginda sering berdoa yang artinya: “Alhamdulillah yang telah memberi kami makan, minum, tempat perlindungan dan keperluan hidup karena masih banyak yang kurang makan, minum dan tidak mempunyai tempat tidur.” (Riwayat Bukhari Muslim, Abu Daud, Termizi dan Nasaai dari Anas). Setelah itu, Sebelum Nabi S.A.W. memejamkan mata baginda berdoa yang artinya : “Ya Allah, dengan namaMu aku hidup dan dengan namaMu aku mati. ”
Dan saat bangun dari tidur, baginda mengucapkan: “Alhamdulillah yang menghidupkan kami sesudah kami dimatikan dan kepadaNya kami akan kembali berkumpul, ” (Riwayat Ahmad, Muslim dan Nasaai dari al-Barraaq).

BACA JUGA:  Nikmat yang Sering Terlupakan

3. Tertawa

Bila Rasulullah tetawa, baginda akan meletakkan tangan di mulut baginda dan bila terjadi sesuatu yang mengembirakan, baginda akan mengucap syukur kepada Allah. Bila bercakap-cakap, baginda sentiasa tersenyum. (Riwayat Abu Daud dan Abu Musa)

4. Marah

Marahnya Rasul adalah karena kebenaran, baginda marah dengan cara sopan sebagaimana doanya “Aku mohonkan kepada Engkau kalimat kebenaran pada saat marah dan suka. ” menurut Kitab Matan al-Arba’in – Sheikh Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syirfuan-Nawawi Kemarahan Rasulullah karena ada perkara yang tidak disukai yang menyalahi dari yang benar sebagaimana yang diajarkan agama atau yang terang-terangan dilarang oleh agama.

BACA JUGA:  Nikmat yang Sering Terlupakan

5. Warna dan Pakaian Kesukaan

Warna yang disukai nabi S.A.W. ialah hijau dan pakaian yang digemari ialah habarah seperti kemeja panjang berwarna putih. (Riwayat Bukhari Muslim)
Demikian adalah beberapa contoh kecil yang manjadi salah satu dari sekian cara dalam menggapai sunnah Rasulullah s.a.w. Semoga kita senantiasa diringankan langkahnya dalam menjalani semua aktifitas yang mendekatkan kepada Allah dan Rasul-Nya.
Wallahualam bishawab.

Ditulis oleh: Tatu Rahmawati, Mahasiswi STEI SEBI.

Komentar

komentar